Erik Perdana Putra
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Guru Mengenai Integrasi Sains-Islam Dalam Pembelajaran IPA Di MAN Kota Bengkulu Erik Perdana Putra; Haryono Haryono; Rendi Zulni Eka Putri
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.7906

Abstract

Abstract: Persepsi Guru Mengenai Integrasi Sains-Islam Dalam Pembelajaran IPA Di MAN Kota BengkuluPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru MAN Kota Bengkulu tentang integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran IPA di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian dasar dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran persepsi guru mengenai integrasi sains dan islam adalah sebagai berikut bahwa sebagian besar guru PAI dan IPA menyatakan bahwa hubungan antara sains dan islam merupakan hubungan integrase selain itu baik guru PAI maupun IPA merasa memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengajarkan IPA dengan pengintegrasian  nilai-nilai Islam. Selain itu, sebagian besar dari mereka juga mengatakan bahwa mereka percaya diri mereka dapat mengajarkan sains dengan integrasi Islam dengan alasan mereka cukup memiliki wawasan mengenai sains dan islam; meskipun sebagian besar dari mereka tidak pernah mengikuti pelatihan maupun penataran pendidikan atau kelas informal tentang integrasi sains dan islam. Penelitian tentang persepsi guru tentang integrasi sains dan islam ini merupakan sebuah penelitian dasar yang kedepannya dapat menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya. Dengan mengetahui persepsi guru di beberapa sekolah tentang integrasi sains dan islam, penelitian lebih lanjut dapat berupa pengembangan metode/model/media pembelajaran terkait pemahaman dan penerapan integrasi Islam dan sains.Abstract: Teacher's Perception Regarding the Integration of Science-Islam in Science Learning at MAN Bengkulu CityThis study aims to determine the perception of Bengkulu City MAN teachers about the integration of science and Islam in science learning in schools. This research is a basic research with a qualitative approach and descriptive method. Data collection techniques using questionnaires, interviews, and document analysis. The results show that the description of teachers' perceptions of science and Islamic integration are as follows most PAI and science teachers state that the relationship between science and Islam is an integrative relationship besides that both PAI and science teachers feel they have a great responsibility to teach science with the integration of Islamic values. In addition, most of them also said that they believed themselves to be able to teach science with the integration of Islam on the grounds that they had sufficient knowledge of science and Islam; although most of them have never attended any training or educational upgrading or informal classes on the integration of science and Islam. This research on teachers' perceptions of the integration of science and Islam is a basic research that in the future can be a reference for further research. By knowing the perceptions of teachers in several schools about the integration of science and Islam, further research can be in the form of developing learning methods/models/media related to the understanding and application of the integration of Islam and science.
Implementasi Halal Bi Halal dalam Membangun Kohesi Sosial Mahasiswa KKN Kelompok 20 dan Masyarakat Penago 2 Erik Perdana Putra; M Ihsan Bintang Saputra H; Ulpa Putri Rahayu; Nadia Zainal Yunita; ⁠Ranisa Helmi Julius
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v5i1.3344

Abstract

Tradisi Halal Bi Halal merupakan salah satu bentuk pembudayaan Islam yang memiliki makna mendalam dalam mempererat hubungan sosial di masyarakat Indonesia, khususnya pasca Hari Raya Idul Fitri. Dalam konteks Kuliah Kerja Nyata (KKN), kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana adaptasi sosial dan membangun kohesi sosial antara mahasiswa dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kegiatan Halal Bi Halal dalam membangun kohesi sosial di Desa Penago 2, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu oleh mahasiswa KKN Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Halal Bi Halal berhasil menciptakan ruang interaksi sosial yang inklusif, memperkuat komunikasi interpersonal, serta menumbuhkan rasa percaya dan partisipasi aktif di masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa tidak hanya diterima secara sosial, tetapi juga mampu menjalin hubungan emosional yang mendalam dengan warga desa. Dengan demikian, tradisi lokal seperti Halal Bi Halal dapat dijadikan media strategis dalam memperkuat struktur sosial masyarakat dan meningkatkan efektivitas program pengabdian kepada masyarakat berbasis masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya mengintegrasikan pendekatan sosial budaya dalam setiap program KKN guna mewujudkan pembangunan masyarakat yang partisipatif dan berkelanjutan.