Yuselia Yuselia
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Muhammad Ghozali; Yuselia Yuselia
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.6726

Abstract

Abstract: Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa PandemiCara seseorang belajar adalah perpaduan unik dari kemampuannya untuk menyerap, mengatur, dan menganalisis pengetahuan. Setiap anak memiliki beberapa gaya belajar yang unik untuk menggapai tujuan pembelajaran. Kemampuan instruktur untuk mengenali tren gaya belajar akan membantu kemajuan proses belajar mengajar pada gaya belajar visual, auditorial, dan kinestik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengkaji gaya belajar siswa dalam kaitannya dengan hasil belajar pada pelajaran Agama Islam. Metode kuantitatif digunakan dengan metode korelasional dan alat pengumpulan data berupa observasi dan angket. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling, dengan 383 siswa menanggapi. Korelasi bivariat pearson adalah pendekatan analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel X (gaya belajar siswa) cukup baik dan variabel Y (hasil belajar PAI) sangat baik, sedangkan uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar agama Islam. pendidikan di SMPN 3 Air Gegas dengan koefisien 0,320 dan nilai signifikansi 0,004 antara kedua variabel, menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.Abstract: The Relationship of Student Learning Styles on Learning Outcomes of Islamic Religious Education During the PandemicThe way a person learns is a unique blend of his ability to absorb, organize, and analyze knowledge. Every child has several learning styles that he uses to achieve learning goals. The instructor's ability to recognize trends in learning styles will help advance the teaching and learning process. This study aims to describe and examine student learning styles in relation to learning outcomes in Islamic religious lessons. This research is a quantitative research using correlational methods and data collection tools in the form of observations and questionnaires. The sample size was determined using a non-probability sampling technique, with 383 students responding. Pearson bivariate correlation is a data analysis approach used to test hypotheses. The results showed that variable X (student learning style) was quite good and variable Y (PAI learning outcomes) was very good, while the correlation test showed that there was a significant relationship between student learning styles and Islamic religious learning outcomes. education at SMPN 3 Air Gegas with a coefficient of 0.320 and a significance value of 0.004 between the two variables, indicating that Ha is accepted and H0 is rejected.
Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 3 Air Gegas Yuselia Yuselia
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 3 No. 2 (2022): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v3i2.2306

Abstract

Inti dari proses pendidikan adalah belajar dan pembelajaran. Belajar adalahsuatu kegiatan untuk mencapai perubahan perilaku. Sedangkan pembelajaran adalah proses interaksi. Pendidikan dan pembelajaran ini dapat diberikan sejak ia masih kecil hingga tumbuh menjadi dewasa. Setiap mereka akan berkembang sesuai dengan pengalaman yang diberikan kepadanya. Cara belajar merupakan kombinasi dari keunikan kita dalam menyerap, mengatur, dan mengolah informasi. Dengan mengetahui cara dalam belajar, maka akan terasa mudah dalam menerima informasi dan bisa diserap sesuai pemahaman yang diberikan. Hal ini merupakan kemampuan yang kita miliki dalam belajar. Setiap anak memiliki lebih dari satu gaya belajar yang dipakai dalam usaha mencapai tujuan belajarnya. Apabila guru dapat menemukan kecenderungan gaya belajar siswa, maka hal ini akan bermanfaat sekali dalam mengembangkan proses belajar mengajar mereka. Setiap orang yang melakuakan proses belajar, maka akan terlihat hasilnya.Penelitian ini adalah penelitian yang kuantitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket yang disebarkan kepada siswa kelas 7, 8, dan 9 dengan sampel sebanyak 79 siswa, kemudian analisis data menggunakan SPSS versi 26 dengan teknik analisis korelasi bivariat pearson. Hasil penelitian ini 1) gaya belajar siswa di SMP N 3 Air Gegas termasuk dalam kategori cukup baik, 2) hasil belajar pendidikan agama Islam di SMPN 3 Air Gegas termasuk dalam kategori sangat baik, 3) hasil uji korelasi yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar siswa terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam di SMP N 3 Air Gegas. Besar koefisien korelasi antara gaya belajar siswa terhadap hasil belajar pendidikan gama Islam sebesar 0,320. Nilai signifikansi hubungan antara kedua variabel ini adalah 0,004. Dengan demikian 0,004<0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar siswa terhadap hasil belajar Pendidikan agama Islam.