Ni Made Ayu Erna Tanu Ria Sari
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Ngejot Jerimpen Galungan Di Desa Adat Nyitdah Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Ni Made Ayu Erna Tanu Ria Sari
Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/purwadita.v6i1.2307

Abstract

The meaning of Ngejot Jerimpen Galungan is besides being a symbol of sharing happiness, it is also a symbol of congratulations and prayers for the newlywed couple in their new life. Positive impact For the newlyweds they feel accepted as new members in the community and the community is also happy to welcome the newlyweds to become members of the new community and the community also congratulates the newlyweds on their new life. The Niskala (unreal) impact of the Ngejot Jerimpen Galungan Tradition is that if one of the newlyweds from the Nyitdah Traditional Village community does not carry out this tradition, it is believed that the newlyweds in living a married life will not get physical and spiritual happiness. Keywords: Keywords: ngejot, galungan, traditional village
KITAB SUCI VEDA SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN BUDI PEKERTI I Ketut Manik Asta Jaya; Ni Made Ayu Erna Tanu Ria Sari
Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Guna Widya Volume 8 Nomor 2 September 2021
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.131 KB) | DOI: 10.25078/gw.v8i2.505

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang pendidikan budi pekerti yang berlandaskan pada kitab suci Veda. Terutama sloka-sloka yang bisa dijadikan dasar dalam mengimplementasikan pendidikan budi pekerti. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode studi pustaka, dengan melakukan kajian berdasarkan referensi atau literatur yang tersedia, seperti buku, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Hasil penulisan karya ilmiah ini menunjukan pentingnya pendidikan budi pekerti yang mengajarkan tentang nilai-nilai humanitas misalnya prinsip kejujuran, memperjuangkan keadilan, sikap dan menghargai perbedaan yang ada. Apalagi pendidikan budi pekerti yang didasarkan pada kitab suci veda mendorong kebiasaan berperilaku terpuji sesuai nilai-nilai unversal dan tradisi budaya yang religius. Sejumlah sloka dalam kitab suci Veda pun menajarkan untuk pentingnya menjaga keharmonisan dengan menekankan ajaran-ajaran budi pekerti, terlebih manusia sebagai makhluk sosial memerlukan bantuan dan kerja sama, khususnya pada tingkat keluarga. Jadi menjadi hal penting untuk menguatkan pendidikan budi pekerti pada peserta didik, melalui tranfer ajaran-ajaran yang tercantum dalam kitab suci Veda.