This Author published in this journals
All Journal Media Ekonomi
Bambang Agus Sumantri
Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI DESA WISATA SUGIHWARAS KECAMATAN NGANCAR TERKAIT BUMDESA OLEH PEMERINTAH DESA DAN BPD Bambang Agus Sumantri
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 19 No 2 Juli 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medek.v19i02.7295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis potensi Desa Wisata Sugihwaras dan mengetahui pemahaman pemerintah desa dan BPD Desa Wisata Sugihwaras terkait BUM Desa. Populasi terdiri 14 orang yang diambil tanpa membedakan jenis kelamin, pendidikan, dan pengalaman kerja. Metode pengumpulan data, sumber data primer diperoleh dari kuesioner tertutup dengan skor penilaian jawaban 1 = benar dan 0 = salah, kepada pemerintah desa (kades dan perangkat desa) dan  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan pertanyaan pilihan ganda memilih yang tepat kemudian dijelaskan dengan statistik deskriptif (prosentase). Selain itu, data primer juga didapat dari hasil observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder yang diperoleh dari dokumen yang berkaitan dengan dokumen data potensi desa. Hasil penelitian yang terkait dengan Optimalisasi Desa Wisata Sugihwaras Kecamatan Ngancar dalam perspektif BUM Desa oleh pemerintah desa dan BPD selaku pembuatan kebijakan. 1. Potensi Desa Wisata Sugihwaras belum terkelola dengan standar padahal memiliki potensi. 2. Terdapat pemahaman terkait BUMDesa dengan hasil sebagai berikut:  7 % (tujuh persen) kategori sangat kurang paham; 71 % (tujuh puluh satu persen) kategori kurang paham; 14 % (empat belas persen) kategori cukup paham; dan  7 % (tujuh persen) kategori paham. Serta 0 % (nol persen) kategori sangat paham. Jadi program optimalisasi potensi desa wisata dan peran BUMDesa secara berlanjutan dan intensif perlu dilakukan oleh pihak pemerintah desa dan BUMDesa.