Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PDRB (PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO) PERKAPITA DAN INFLASI TERHADAP PENJUALAN OTOMOTIF DI INDONESIA Akhmad Syari’udin
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 18 No 1 Januari 2018
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medek.v18i1.2408

Abstract

The development of autmotive Indonesia has a fairly rapid development so that manyinvestors who do investment in the field of automotive in Indonesia. The development ofautomotive market in Indonesia is not only influenced by internal factors, but also influenced byexternal factors, both macro variable and micro variable. One of the macro variables affectingautomotive development in Indonesia is the per capita GDP and the inflation rate of eachautomotive market region. This study aims to analyze the influence of per capita GDP andinflation rate on automotive sales based on 33 provinces in Indonesia. The methodology used isthe regression of panel data with 33 provinces cross section and time series data in 2016.The results showed that: per capita GRDP per statistically and partially significantinfluence of automotive sales in 33 provinces of Indonesia while variable inflation rate is notsignificant at confidence level95%. Whereas at 95% level of confidence, both variablessignificantly affect automotive sales in Indonesia. In other word, is simultaneously, both the percapita GDP and inflation rate variables significantly influence automotive sales in 33 provincesofIndonesia. Thus, the automotive industry needs to pay attention to these two variables indeveloping its production sales and developing the market in 33 provinces of Indonesia. TheGovernment of Indonesia, in doing the development of infrastructure should consider the growthof automotive sales in every province in Indonesia.Keywords: PDRB Percapita, Inflation Rate, Panel Data, Automotive Sales
Pengembangan Objek Wisata Alam Fatu Braon (Studi Kasus: Di Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur) Juita Aldiron Nope; Sultan Sultan; Akhmad Syari’udin
JER (Jurnal Ekonomi Regional) Vol 16, No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jer.v16i2.13069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi alam yang berada di lingkungan sekitar Fatu Braon.untuk mengetahui strategi pengembangan objek wisata Fatu Braon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan terkait, teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Sarana pendukung di objek wisata Fatu Braon meliputi toilet, area parkir, air bersih, tempat sampah, rumah teropong dan lopo. Keberhasilan objek wisata dalam menarik pengunjung tergantung pada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Pariwisata di Fatu Braon merupakan potensi yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Tahap awal dalam pengembangan objek wisata Fatu Braon adalah tahap Discovery, dimana tempat tersebut ditemukan secara kebetulan dan memiliki potensi sebagai objek wisata. Pengembangan wisata Fatu Braon dilakukan melalui kemitraan antara masyarakat lokal, pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata dan organisasi masyarakat sipil. Bukit Fatu Braon merupakan destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Kupang.