Istiyanto Samidjan
Departemen of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275|Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rasio Chelator dan Metal pada Media Kultur Terhadap Pola Pertumbuhan dan Kandungan Protein Sel Diatom Thalassiosira sp. Wahyudi Wahyudi; Diana Chilmawati; Istiyanto Samidjan; Suminto Suminto
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 6, No 1 (2022): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v6i1.11755

Abstract

Pakan alami belum dapat digantikan oleh pakan buatan dalam kegiatan pembenihan. Thalassiosira sp. merupakan salah satu pakan alami sebagai pakan larva udang. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pakan alami fitoplankton adalah mikronutrien. Mikronutrien tidak dapat dimanfaatkan oleh fitoplankton apabila tidak didukung adanya chelator. Chelator berfungsi untuk mensintesa mikronutrien di dalam media kultur agar bisa dimanfaatkan untuk proses metabolisme sel mikroalga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh rasio chelator dan metal pada media walne terhadap pola pertumbuhan dan kandungan protein Thalassiosira sp. Metode penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu perlakuan A (tanpa chelator dan metal), perlakuan B (rasio chelator dan metal = 1:1), perlakuan C (rasio chelator dan metal = 2:1), perlakuan D (rasio chelator dan metal = 3:1) dan perlakuan E (rasio chelator dan metal = 4:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio chelator dan metal berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai kepadatan akhir dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai waktu lag phase, konstanta pertumbuhan spesifik (SGR) dan puncak populasi. Nilai kepadatan akhir tertinggi pada perlakuan C dengan nilai 50.000 sel/ml. Nilai waktu lag phase, konstanta pertumbuhan spesifik (SGR) dan puncak populasi berturut-turut berkisar antara -2,68 hingga (-2,73) hari, 0,354 hingga 0,362 dan 115.883 hingga 122.500 sel/ml. Kandungan protein tertinggi pada perlakuan C sebesar 52,37%. Perlakuan rasio chelator dan metal 2:1 berpengaruh terhadap pola pertumbuhan dan kandungan nutrisi Thalassiosira sp.Kata kunci: Chelator, metal, pola pertumbuhan, Thalassiosira sp.