Septi Angriana Gusma
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA PROSESI MARARAK ANAK PANCE DALAM UPACARA PERKAWINAN DI KECAMATAN KUANTAN HILIR, RIAU Septi Angriana Gusma
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 8, No 2 (2022): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v8i2.3122

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna prosesi mararak anak pance dalam upacara perkawinan di Kecamatan Kuantan Hilir  Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui makna prosesi mararak anak pance dalam upacara perkawinan.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Ritus Arnold Van Geneep dan Teori Interpretatif Simbolik dalam pemikiran Clifford Greetz. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah ketika seorang anak dari kerabat laki-laki menikah disebut dengan anak pance akan di arak oleh bako dan dilaksanakan  dengan cara berjalan kaki di pinggir jalan raya dengan barisan berbanjar kebelakang posisi paling depan ditempati pengantin diiringi pihak bako dengan membawa rantang dan manjujuong sisampek. Prosesi mararak  anak pance diawali dengan penentuan hari pelaksaan mararak anak pance oleh bako, kemudian persiapan sebelum mararak anak pance dan hari pelaksanaan mararak anak pance. Dalam prosesi mararak anak pance semua biaya ditanggung oleh pihak bako. Serta semua yang akan dipersiapkan pihak bako yang melakukannya. Adapun makna dilaksanakanya mararak anak pance yaitu sebagai pemberitahuaan kepada masyarakat, mempererat persaudaraan, mengakrabkan hubungan antara pasangan anak pance dengan bako, mengakrabkan hubungan antar  orang pesukuan, sebagai kebanggaan  bako, meningkatkan rasa kebersamaan keluarga bako, menunjukkan status sosial dan ekonomi bako.Kata kunci: Mararak anak pance; perkawinan; makna