Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN PENAMBAHAN PASIR TERHADAP TINGKAT KEPADATAN DAN DAYA DUKUNG TANAH DI DUSUN LANANG DESA LAMPASIO KEC. LAMPASIO Ilmuddin Ilmuddin
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 8 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.29 KB) | DOI: 10.22487/jstt.v8i1.379

Abstract

Segala jenis konstruksi yang diletakkan diatas permukaan tanah, dan permukaan tanah itu sendiri tidak selamanya baik dikarenakan tanah dasar tersebut memiliki daya dukung yang rendah dalam menahan beban diatasnnya serta tingkat kepadataannya yang kurang baik. Karakterisik tanah yang kurang baik perlu di stabilisasi atau diperbaiki sehingga memperbaiki kuat geser tanah, mengurangi penurunan oleh beban, menurunkan permeabilitas, mengurangi perubahan volume tanah akibat perubahan kadar air, mengurangi sifat kembang susut tanah, dan memperbaiki kapasitas daya dukung tanah dasar. Salah satu cara yang peneliti ambil untuk menstabilkan atau memperbaiki tanah yaitu dengan secara fisis yakni menggunakan pasir dengan variasi penambahan 0 %, 25%, 30% dan 35%. Dari analisis data dan hasil penelitian mengenai stabilisasi tanah lempung dengan penambahan pasir yang dilakukan disimpulkan bahwa tanah yang berada di Dusun Lanang Desa Lampasio Kecamatan Lampasio merupakan tanah berjenis lempung lanau, yang mempunyai plastisitas sedang sampai tinggi dan mempunyai dayang dukung tanah yang kurang baik. Setelah ditambahkan pasir, mengakibatkan berat isi keringnya meningkat dan kadar air optimumnya menurun, dan juga nilai pengembangan swell menurun sehingga mengakibatkan meningkatnya nilai CBR
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DAN PENANDA WISATA DI DESA SALUMBIA Riski Nurhazizah; Arlin S Naukoko; Sudirman La Tjemma; Ilmuddin Ilmuddin; Ika Wahyuni Putri; Dwi Utami Putri
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1259

Abstract

This community service activity aims to revitalize the potential of the red shrimp tourist attraction in Salumbia Village, which has experienced a significant decline in visitors due to a lack of promotion and supporting facilities or infrastructure. Adopting a participatory approach, the program focuses on improving community welfare by developing comprehensive infrastructure and tourist signage. Implementation methods included field surveys to identify urgent needs, community workshops to design signs and facilities, and the construction of new infrastructure, such as access bridges and rest areas. The results of this activity demonstrated a significant increase in the destination's attractiveness, reflected in increased visits and local economic activity. The newly designed signage serves not only as a directional sign but also as an educational and promotional tool, reinforcing Salumbia Village's identity as a red shrimp tourist destination. The program concludes that community-based tourism revitalization, supported by appropriate infrastructure interventions, can be an effective strategy for improving economic well-being, environmental sustainability, and strengthening community ownership of a place's local potential.