Kharis Fadlullah Hana
IAIN Kudus, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADA APA DENGAN KINERJA DI BANK PANIN DUBAI SYARIAH? Ayu Setiyaningsih; Ida Haryanti; Kharis Fadlullah Hana
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 1, No 2 (2020): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.758 KB)

Abstract

ABSTRACTEvery banking institution always tries to improve its performance in order to achieve the expected goals. To achieve these objectives a sound or non-performing loan financing or not problematic, qualified and competent human resources, and an increase in the value of the preparation of financial report. In banking law in carrying out business activities, bank must be guided by the precautionary principle set forth in the Banking Act. This study aims to determine the performance conditions at Bank Panin Dubai Syariah due to a fictitious credit case that occured. The research method used is qualitative data analysis and normative juridical approach. The results of the research that can be stated based on the research conducted is that the performance at Bank Panin Dubai Syariah experienced instability both from employee development, labor recruitment, and financial reports due to the occurrence of fictitious credit cases conducted by the president director of PT. Bank Panin Dubai Syariah. Ass well as in terms of financing experience a standstill due to the ineffectiveness of the application of the precautionary principle at the Bank Panin Dubai Syariah.Keywords: performance; fictitious credit; human resources; financial reports. ABSTRAKSetiap institusi perbankan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerjanya guna mencapai tujuan yang diharapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan adanya pembiayaan kredit yang sehat atau tidak bermasalah, sumber daya manusia  yang berkualitas serta mumpuni, dan mengalami peningkatan nilai penyusunan laporan keuangan. Dalam hukum perbankan dalam menjalankan kegiatan usaha bank harus berpedoman pada prinsip kehati-hatian yang dituangkan dalam Undang-Undang Perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kinerja di Bank Panin Dubai Syariah akibat adanya kasus kredit fiktif yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data kualitatif  dan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian yang dapat dikemukakan berdasarkan penelitian yang dilakukan adalah kinerja di Bank Panin Dubai Syariah mengalami ketidakstabilan baik dari pengembangan karyawan, perekrutan tenaga kerja, dan laporan keuangan akibat telah terjadinya kasus kredit fiktif yang dilakukan oleh direktur utama PT. Bank Panin Dubai Syariah. Serta dari sisi pembiayaan mengalami macet dikarenakan belum efektifnya penerapan prinsip kehati-hatian di Bank Panin Dubai.Kata Kunci: kinerja; kredit fiktif; sumber daya manusia; laporan keuangan.
PENGARUH EDUKASI, MANFAAT, REKOMENDASI PASAR MODAL SYARIAH TERHADAP MINAT BERINVESTASI MAHASISWA FEBI IAIN KUDUS Shofiatul Adiba Oktavia; Risalatul Mu'ayanah; Kharis Fadlullah Hana
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 1, No 2 (2020): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.892 KB)

Abstract

ABSTRACTThe research was conducted aimed to examine the influence of education, benefits, and recommendations on student interest in investing in the Islamic capital market. The method used in this research is descriptive quantitative method by jumping directly into the field (field research). The population used in this study were students of the Islamic Economics and Business Faculty of IAIN Kudus Islamic Economics study program consisting of 6 classes, Islamic Accounting 2 classes, and Islamic Banking 2 classes. The sampling technique is done using simple random sampling techniques or samples taken simply from a random population without regard to strata in the population. The sample in this study were 5 people from each class. The data analysis technique used is multiple linear regression test in the form of the coefficient of determination test, F test, and t test through SPSS. Methods of data collection using questionnaire distribution techniques. The results of this study have shown that the education and recommendation variables have no significant effect, while the benefit variable has a significant effect on the investment interest variable of the Islamic Economics and Business Faculty students of IAIN Kudus.Keywords: education; benefits; recommendations; investment interest. ABSTRAKPenelitian dilakukan bertujuan untuk menguji adanya pengaruh edukasi, manfaat, dan rekomendasi terhadap minat mahasiswa dalam berinvestasi di pasar modal syariah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan cara terjun langsung ke lapangan (field research). Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus program studi Ekonomi Syariah yang terdiri dari 6 kelas, Akuntansi Syariah 2 kelas, dan Perbankan Syariah 2 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling atau sampel yang diambil secara sederhana dari populasi secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Sampel pada penelitian ini adalah 5 orang dari masing-masing kelas. Untuk teknik analisis data yang digunakan adalah dengan uji regresi linier berganda berupa uji koefisien determinasi, uji F, serta uji t melalui SPSS. Metode pengumpulan data dengan teknik sebar angket atau kuisioner. Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa variabel edukasi dan rekomendasi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variabel manfaat berpengaruh signifikan terhadap variabel minat berinvestasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus.Kata Kunci: edukasi; manfaat; rekomendasi; minat investasi.