Sri Mahendra Satria Wirawan
a:1:{s:5:"en_US";s:26:"BPSDM Provinsi DKI Jakarta";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Daring Sri Mahendra Satria Wirawan; Helena Ras Ulina Sembiring
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.639 KB) | DOI: 10.21067/jip.v11i1.5057

Abstract

Infeksi Covid 19 yang mengakibatkan masyarakat beraktivitas secara terbatas, telah diantisipasi oleh pemeritah dengan kebijakan program pelatihan secara daring. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020 untuk pertama kalinya melaksanakan program Pelatihan Kepemimpinan Administrator secara daring. Untuk itu, dalam rangka pengembangannya, dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Adminstrator secara daring agar hasilnya dapat menjadi masukan untuk program pelatihan daring selanjutnya. Metode Kirkpatrick yang dipadukan dengan uji statistik digunakan untuk menilai reaksi dan hasil belajar peserta. Disamping itu, peserta juga membandingkan pelatihan yang dilakukan secara daring dibandingkan dengan klasikal. Hasil Analisa menujukkan bahwa tingkat reaksi peserta berupa tingkat kepuasan peserta yang diukur berdasarakan kriteria penilaian dari Lembaga Administrasi Negara terhadap para pengampu seluruh agenda pelatihan berada pada kategori “sangat memuaskan”. Terhadap penyelenggaraan, penilaian peserta berada pada kategori “memuaskan”. Untuk evaluasi belajar, berdasarkan nilai pretest dan posttest, dihasilkan bahwa terdapat peningkatan nilai yang signifikan sebelum dan sesudah menerima materi agenda pelatihan. Efektifitas dan efisiensi pelatihan secara daring dinilai oleh lebih banyak peserta sama saja dibandingkan dengan pelaksanaan pelatihan secara klasikal. Namun lebih banyak peserta yang menyukai pelatihan daring dibandingkan dengan pelatihan klasikal.