Sischa Andriani
Universitas Banten Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN SEKOLAH (PM2.5, PM10, CO2, DAN HCHO) DAN RISIKO KESEHATAN PADA SISWA DI KOTA SERANG Sischa Andriani
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 1 No 02 (2021): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v1i02.1486

Abstract

Lingkungan dalam ruangan merupakan lingkungan mikro yang penting bagi siswa yang menghabiskan 6-8 jam di ruang sekolah dan rentan terhadap polusi udara. Beberapa penyakit pernapasan dalam kelompok ini terkait dengan kualitas udara yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas udara di lingkungan sekolah dan menilai risiko kesehatan pada siswa. Penelitian mengukur kualitas udara (PM2.5, PM10, CO2, dan HCHO) di tiga SD kemudian dilanjutkan dengan penilaian risiko kesehatan. Penelitian ini menemukan bahwa konsentrasi PM2.5 dalam ruangan (A 0,113 mg/m3; B 0,119 mg/m3; C 0,056 mg/m3) dan konsentrasi PM10 dalam ruangan (A 0,188 mg/m3; B 0,071 mg/m3; C 0,229 mg/ m3) melebihi nilai standar di semua sekolah dengan risiko kesehatan (HQ>1) untuk PM2.5 di semua sekolah dan PM10 di dua sekolah. Sedangkan konsentrasi karbon dioksida dan formaldehida masih aman dan tidak memberikan risiko kesehatan (HQ < 1). Skenario pengelolaan risiko kesehatan dari paparan PM2.5 dan PM10 adalah dengan mengontrol konsentrasi paparan pada ambang batas aman PM2.5 0,035 mg/m3; 0,043 mg/m3 dan PM10 0,144 mg/m3 untuk sebagian besar penduduk pada waktu sekolah normal. Disimpulkan bahwa kualitas udara seluruh SD dalam penelitian ini belum memenuhi standar nilai yang ditetapkan dan diperkirakan memberikan dampak kesehatan pada siswa sehingga diperlukan pengendalian risiko kesehatan.