Idawati Karjadidjaja
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Gedung J lantai 2 Jl. S. Parman no.1 Jakarta Barat 11440

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan pola makan dengan tingkat obesitas anak (studi empiris pada anak umur 8-10 tahun di Sekolah Dasar Bunda Hati Kudus) Nadya Hambali; Idawati Karjadidjaja
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2018): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i1.2531

Abstract

Masalah kegemukan atau obesitas merupakan suatu masalah yang cukup merisaukan di seluruh dunia. Penyebab masalah obesitas secara global adalah faktor genetik atau keturunan, dan faktor lingkungan justru lebih memegang peranan yang berarti. Faktor lingkungan memberikan dampak obesitas pada anak-anak seperti makanan yang tersedia di lingkungan sekolah dan pusat perbelanjaan. Kebiasaan makan adalah faktor penting yang mempengaruhi status gizi dan kesehatan anak. Prevalensi obesitas pada responden penelitian sebesar 21,35%. Berdasarkan uji Chi - Square dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pola makan yang buruk dengan obesitas (nilai p adalah 0,000 < 0,01). Maka. Perilaku gizi salah yang membentuk sebuah pola makan yang buruk dapat meningkatkan risiko seorang anak menjadi obesitas. Selain pola makan, faktor aktivitas fisik (p=0,001) juga memiliki hubungan yang bermakna dengan obesitas. Dengan demikian, perlu dilakukan upaya intervensi dan penanggulangan faktor risiko obesitas dengan menanamkan pendidikan kesehatan pada anak sejak usia dini serta membudayakan gaya hidup yang lebih aktif.
Hubungan pola asupan susu dan hasil olahan susu dengan tinggi badan pada anak kelas 4 SD Bunda Hati Kudus periode Februari 2014 Sulistio Anita; Idawati Karjadidjaja
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2018): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i1.2542

Abstract

Susu dan produk hasil olahan susu merupakan pelengkap zat – zat gizi yang baik bagi tubuh manusia. Susu mengandung kalsium dengan bioavabilitas baik sehingga diperkirakan dapat membantu pertumbuhan tinggi pada anak usia sekolah. Studi ini menggunakan desain cross-sectional pada 88 responden yang terdiri atas 42 anak laki – laki dan 46 anak perempuan kelas 4 SD bertempat di Sekolah Bunda Hati Kudus dengan rentang usia 9 – 11 tahun. Hasil studi menunjukkan sebagian besar anak (86,36%) mengonsumsi susu minimal 1 gelas (±200ml) perhari dan hampir sebagian responden (46,59%) mengonsumsi hasil olahan susu minimal 1 kali sehari (±130 kkal). Hampir seluruh siswa mempunyai tinggi yang normal (93,18%) dan sebagian kecil termasuk ke dalam kategori pendek (6,82%). Kesimpulannya tidak ada hubungan yang bermakna antara tinggi badan dengan jumlah asupan susu dan hasil olahan susu pada anak usia sekolah (p > 0,05).