Melani Rakhmi Mantu
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada balita di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon periode Juli - Agustus 2016 Prima Putri; Melani Rakhmi Mantu
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3842

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang sering terjadi dan merupakan salah satu penyebebab morbiditas dan mortilitas pada anak dan balita. Beberapa faktor yang mempengaruhi ISPA seperti virus, bakteri, gizi buruk, keadaan daya tahan tubuh, keadaan lingkungan luar maupun dalam rumah seperti kurang ventilasi, kelembaban dan kepadatan penghuni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada balita (0-60 bulan) di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon periode Juli – agustus 2016. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel dipilih menggunakan cara non random consecutive sampling dengan mengunjungi tempat tinggal balita untuk membagikan kuesioner, melakukan observasi dan pengukuran terhadap lingkungan fisik rumah. Penelitian ini menemukan total sampel sebanyak 90 balita. Prevalen dengan kejadian ISPA sebanyak 31 balita (34,4%) dan yang tidak mengalami kejadian ISPA sebanyak 59 balita (65,6%). berdasarkan uji statistik Pearson Chi square dengan koreksi Yates didapatkan hubungan yang bermakna antara lantai (p=0,001), dinding (p=0,001), ventilasi (p=0,001), atap (p=0,001) dan rokok (p=0,006) dengan kejadian ISPA pada balita. Berdasarkan uji Fisher’s exact test didapatkan hubungan yang bermakna antara kepadatan penghuni (p=0,001) dan bahan bakar yang digunakan untuk memasak (p=0,038) dengan kejadian ISPA pada balita. Diperlukan upaya promosi kesehatan dan tindakan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama kondisi rumah untuk mencegah kejadian ISPA pada balita.
Hubungan gangguan tidur dengan nilai mata pelajaran siswa SD X di Sibolga Sumatera Utara Ellen Liviany; Melani Rakhmi Mantu
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7836

Abstract

Tidur adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk kesehatan dan kehidupan manusia baik secara fisik maupun mental. Anak-anak merupakan subjek yang paling sering mengalami gangguan tidur karena durasi dan kualitas tidur yang kurang. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada proses berpikir inovatif, proses pengambilan keputusan yang fleksibel, beberapa fungsi kognitif dan kelelahan pada siang hari. Gangguan tidur pada anak dapat berpengaruh terhadap nilai mata pelajarannya. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan antara gangguan tidur dengan nilai mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional pada siswa usia 8-12 tahun. Jenis studi adalah analitik cross-sectional dan dilakukan di SD X  Sibolga Sumatera Utara pada bulan Januari 2019. Teknik yang digunakan untuk mengambil 192 sampel data adalah consecutive. Data gangguan tidur menggunakan kuesioner Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC) dan nilai mata pelajaran dari nilai rapor semester 1 berupa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), matematika dan bahasa Indonesia. Hasil studi didapatkan 60% siswa memiliki gangguan tidur. Hubungan antara gangguan tidur dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah p-value=0,81, matematika p-value=0,199, bahasa Indonesia p-value=0,413. Kesimpulan dari studi ini adalah tidak terdapat hubungan secara statistik antara gangguan tidur dengan nilai Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), matematika, bahasa Indonesia di SD X usia 8-12 Tahun Sibolga Sumatera Utara.