Dewi Sri Fitriani
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara obesitas dengan kejadian hiperurisemia pada karyawan di Universitas Tarumanagara periode Januari - Juli 2017 Dewi Sri Fitriani; Idawati Karjadidjaja
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i1.5847

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah status gizi yang prevalensinya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Obesitas terjadi karena peningkatan akumulasi jaringan lemak di tubuh. Terdapat berbagai macam cara untuk menentukan status gizi, sebagai contoh yaitu mengukut Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Pinggang. Hiperurisemia merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peningkatan kadar asam urat darah lebih dari normal. Kadar normalnya untuk laki-laki adalah ?7mg/dL dan untuk perempuan ?6 mg/dL. Hiperurisemia bisa menyebabkan terjadinya penyakit gout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara obesitas dan hiperurisemia pada karyawan di Universitas Tarumanagara yang telah melakukan pemeriksaan laboratorium sebelumnya. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2017- Juli 27 dengan jumlah subyek penelitian sebesar 60 orang, terdiri dari 32 orang laki-laki dan 28 orang perempuan. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dan pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Dengan uji menggunakan tes chi square didapatkan tidak ada hubungan bermakna antara kadar asam urat dengan status gizi berdasarkan lingkar pinggang dimana p value =0,756 atau p>0,05. Selain itu, hasil penelitian antara hubungan kadar asam urat dengan status gizi berdasarkan IMT kriteria WHO Asia Pasifik didapatkan p=0,264 atau p>0,05 sehingga tidak ada hubungan bermakna.