Paskalis Andrew Gunawan
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan perilaku merokok terhadap stadium osteoartritis (OA) lutut Erwin Dipraja; Paskalis Andrew Gunawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7837

Abstract

World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 1.1 milyar orang merokok di dunia pada tahun 2015 Di Indonesia didapatkan 75.2% pada pria dan 2.9% pada wanita yang merokok. Selain merokok, didapatkan juga peningkatan penduduk berusia lanjut sehingga penyakit degeneratif meningkat, salah satunya adalah osteoartritis (OA). Osteoartritis adalah penyakit degeneratif yang terjadi pada persendian yang melibatkan penghancuran kartilago dan tulang yang menyebabkan kesakitan dan kekauan pada sendi yang terkena. Dalam beberapa literatur studi dijelaskan bahwa mengonsumsi rokok dapat membantu mengurangi angka kejadian osteoartritis. Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis lutut. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan mengambil data rekam medis dari tahun 2015 – 2018 di salah satu rumah sakit di Jakarta Barat. Dari hasil studi yang dilakukan pada 21 responden tidak didapatkan hasil bermakna antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis (p-value = 0.396; PR = 0,4; CI95% = 0,067 – 2,372)
Prevalensi Respiratory Distress Syndrome pada Neonatus dari Ibu dengan Diabetes Melitus Gestational Theresia Evelyn Monica Sugiarta; Paskalis Andrew Gunawan
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i7.9099

Abstract

ABSTRACT Respiratory distress syndrome (RDS) is a common respiratory system disorder experienced by neonates. One of the risk factors for RDS is if the mother has gestational diabetes mellitus (DMG) during pregnancy. Even so, the research data currently available in this regard is still contradictory. This study is intended to provide a description of the characteristics of variables related to the incidence of RDS and DMG so that it is expected to bridge the gap.  This study is an observational descriptive study with a cross-sectional study design and uses the medical records of patients of Hospital X Jakarta as a source of research data. From the results of the study, the majority of neonates who experienced RDS were female (63.6%), full-term birth age (84.1%), and normal birth weight (81.8%). As many as 4.5% of neonates who experience RDS are born to mothers who experience DMG during their pregnancy. The characteristics of neonates who experience RDS, the characteristics of neonates who experience RDS born to mothers with DMG, and the characteristics of mothers with DMG who gave birth to neonates with RDS at Hospital X Jakarta in 2016-2020 can be known, but the number of neonates who experienced RDS, and the number of pregnant women who experienced DMG in the hospital of the study site in 2016-2020 cannot be known for sure Keywords: Repiratory Distress Syndrome, Gestational Diabetes Mellitus, Neonates, Pregnancy  ABSTRAK Respiratory distress syndrome (RDS) adalah gangguan sistem pernapasan yang umum dialami oleh neonatus. Salah satu faktor risiko terjadinya RDS adalah jika ibu mengalami diabetes melitus gestational (DMG) selama kehamilan. Meskipun begitu data-data penelitian yang tersedia saat ini terkait hal ini masih kontradiktif. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyediakan deskripsi karakteristik variabel- variabel terkait kejadian RDS dan DMG sehingga diharapkan dapat menjembatani kesenjangan tersebut.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain studi cross-sectional dan menggunakan rekam medis pasien Rumah Sakit X Jakarta sebagai sumber data penelitian. Dari hasil penelitian didapatkan mayoritas neonatus yang mengalami RDS berjenis kelamin perempuan (63,6%), berusia kelahiran full-term (84,1%), dan berat badan lahir normal (81,8%). Sebanyak 4,5% neonatus yang mengalami RDS lahir dari ibu yang mengalami DMG pada masa kehamilannya. Karakteristik neonatus yang mengalami RDS, karakteristik neonatus yang mengalami RDS yang lahir dari ibu dengan DMG, dan karakteristik ibu dengan DMG yang melahirkan neonatus dengan RDS di Rumah Sakit X Jakarta pada tahun 2016-2020 dapat diketahui, namun jumlah neonatus yang mengalami RDS, dan jumlah ibu hamil yang mengalami DMG di rumah sakit lokasi penelitian pada tahun 2016-2020 tidak dapat diketahui secara pasti. Kata Kunci: Repiratory Distress Syndrome, Diabetes Melitus Gestasional,Neonatus, Kehamilan
Hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Werdha Wisma Mulia selama Pandemi COVID-19 Putu Regitha Gayatri; Paskalis Andrew Gunawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2023): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v5i1.24394

Abstract

Selama masa pandemi COVID-19, lansia berisiko tinggi mengalami gangguan kecemasan akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan isolasi mandiri yang diterapkan untuk mengurangi penyebaran virus. Gangguan kecemasan seringkali menyebabkan gangguan tidur yang berdampak pada kualitas tidur lansia sehingga memengaruhi konsentrasi, kesehatan, serta penurunan sistem imun lansia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur lansia di Panti Werdha Wisma Mulia Jakarta Barat pada masa pandemi COVID-19. Metode studi analitik ini ialah cross-sectional menggunakan analisis fisher’s exact dengan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Pengambilan data dengan wawancara berdasarkan instrumen penelitian pada 35 subjek di Panti Werdha Wisma Mulia Jakarta Barat pada bulan Januari 2023. Pemilihan subjek studi menggunakan total sampling. Hasil studi didapatkan 23 (65,7%) subjek tidak mengalami kecemasan dan 21 (60%) subjek memiliki kualitas tidur buruk. Hasil uji statistik didapatkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur lansia di Panti Werdha Wisma Mulia pada masa pandemi COVID-19, namun lansia yang tidak cemas akan 3,13 kali lebih baik kualitas tidurnya dibandingkan lansia yang memiliki kecemasan (p-value = 0,07; PRR = 3,13).