Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran indeks massa tubuh pasien osteoarthritis lutut di RS Royal Taruma tahun 2011-2018 Jason Arvin; Frans Pangalila
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v3i1.9732

Abstract

Osteoarthritis lutut sering disertai dengan kormoboditas seperti obesitas atau kelebihan berat badan (90%), hipertensi (40%), depresi (30%), dan diabetes (15%). Berat badan yang sangat berlebih berperan penting dalam stres sendi karena memberikan tekanan, terutama sendi yang menahan beban tubuh seperti lutut dan pinggul. Studi deskriptif ini untuk mengetahui gambaran IMT dengan tingkat terjadinya osteoarthritis pada RS Royal Taruma. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap 100 rekam medik. Hasil studi didapatkan mayoritas penderita OA lutut memiliki IMT dengan kategori obesitas 45% pasien, kategori gemuk 38% pasien, dan kategori normal sebanyak 17% pasien. Tidak terdapat pasien OA lutut yang berusia kurang dari 40 tahun, sedangkan pada kategori usia 40-60 tahun terdapat 33% pasien, dan pada kategori usia diatas 60 tahun terdapat 67% pasien. Mayoritas penderita osteoarthritis lutut baik bilateral maupun unilateral memiliki indeks massa tubuh obesitas dan gemuk.