Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran gejala sindrom genitourinaria pada perempuan pasca menopause di Panti Werdha Wisma Mulia dan Panti Werdha Berea Jakarta Barat Melisa Canggra; Andriana Kumala Dewi
Tarumanagara Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2021): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v3i2.11751

Abstract

Angka harapan hidup yang terus meningkat khususnya pada perempuan mengakibatkan semakin banyaknya perempuan yang mengalami menopause. Menopause adalah suatu keadaan akibat berkurangnya produksi estrogen sehingga dapat menyebabkan timbulnya berbagai keluhan pada berbagai organ, salah satunya traktus genitourinarius. Tercatat bahwa lebih dari 50% perempuan pasca menopause merasakan keluhan sindrom genitourinaria yang berdampak pada penurunan kualitas hidupnya. Genitourinary syndrome of menopause adalah kumpulan gejala menopause yang berhubungan dengan perubahan fisik pada vulva, vagina dan saluran kemih bagian bawah yang terjadi pada perempuan yang mengalami menopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran gejala dan juga tingkat keluhan sindrom genitourinaria yang dirasakan responden. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Werdha Wisma Mulia dan Panti Werdha Berea Jakarta Barat, dengan total responden sebanyak 39 orang. Sampel diambil dengan teknik non-probability sampling dan menggunakan kuesioner mengenai gejala terkait sindrom genitourinaria dan kuesioner MRS (menopause rating scale). Pada sistem traktus urinarius, mayoritas responden mengeluhkan gejala tidak mampu menahan buang air kecil (79,49%) dengan tingkat keluhan berada pada tingkat menengah, sedangkan pada sistem genitalia, mayoritas responden (61,54%) mengeluh kekeringan pada area genital yang dikeluhkan pada tingkat ringan.