Hana Fitria Navratilova
Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University, Bogor, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena TOFI (thin-outside-fat-inside) pada Pengunjung Mobil Layanan Konsultasi Kesehatan dan Keluarga di Kota Bogor Hana Fitria Navratilova; Sekar Kuswidiarani
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1198.863 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.945

Abstract

Mobile health and family consulting services aims to provide public health-related services for free and as a data collection tool to formulate policies related to efforts to improve public health. Service activities were carried out at various locations in Bogor City by collecting data in the form of age, weight, height, percent body fat, and visceral fat. Data collected in the period of March 2015 to March 2020 (n = 3,482) showed that almost half of subjects with normal nutritional status had excess adiposity. Men were found to have higher visceral fat than women at normal nutritional status. Excess adiposity in normal nutritional status is associated with the incidence of metabolic syndrome. Therefore, the results of examination of body composition are needed as the basis for the formulation of a metabolic syndrome prevention program.    ABSTRAK Mobil layanan konsultasi kesehatan dan keluarga bertujuan untuk memberikan pelayanan terkait kesehatan masyarakat secara gratis serta sebagai alat pengumpulan data untuk merumuskan kebijakan terkait upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan layanan dilakukan pada berbagai lokasi di Kota Bogor dengan mengumpulkan data berupa usia, berat badan, tinggi badan, persen lemak tubuh, dan lemak visceral. Data yang dikumpulkan pada periode Maret 2015 hingga Maret 2020 (n=3,482) menunjukkan bahwa hampir separuh subjek dengan status gizi normal memiliki adipositas berlebih. Pria ditemukan memiliki lemak visceral lebih tinggi daripada Wanita pada status gizi normal. Kejadian adipositas berlebih pada status gizi normal dikaitkan dengan kejadian sindrom metabolik. Oleh karena itu, diperlukan hasil pemeriksaan komposisi tubuh sebagai dasar perumusan program pencegahan sindrom metabolik.