Dwi Haryatmi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta, Solo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencegahan Infeksi Cacing Usus pada Anak Melalui Sosialisasi Kepada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Kwarasan Grogol Sukoharjo Dwi Haryatmi; Lilik Ariyanti
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.947 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i4.1062

Abstract

Worm infection is one of the public health problems in Indonesia that can cause nutritional deficiencies in the form of calories and protein, as well as blood loss (anemia) which results in decreased body resistance and causes growth and development disorders in children. Inadequate environmental sanitation, low economic conditions, and suitable weather or climate for the growth of worms are factors that cause high worm infections. Counseling to the village community aims to provide knowledge to the community about helminthiasis and how to prevent it. The method used is the lecture method, demonstration of how to wash hands properly and discussion. Previously, there was a laboratory examination carried out by taking soil samples in the neighborhood around the residents' houses which found the presence of hookworm eggs and larvae. The counseling was attended by 41 PKK women in Kwarasan village with a posttest score of 88% of the participants who attended an increase compared to the pretest score, while 7% of the participants who attended had a fixed posttest score compared to the pretest score. This shows that PKK mothers have gained better knowledge about intestinal worm infections in children and ways to prevent them. ABSTRAK Infeksi cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang dapat menyebabkan kekurangan gizi yaitu berupa kalori dan protein, serta kehilangan darah (anemia) yang berakibat menurunnya daya tahan tubuh dan menimbulkan gangguan tumbuh kembang pada anak. Sanitasi lingkungan yang belum memadai, keadaan ekonomi yang rendah, dan cuaca atau iklim yang sesuai untuk pertumbuhan cacing merupakan faktor penyebab tingginya infeksi cacing. Penyuluhan kepada masyarakat desa ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang penyakit kecacingan dan bagaimana cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi cara cuci tangan yang benar dan diskusi. Sebelumnya ada pemeriksaan laboratorium yang dilakukan dengan mengambil sampel tanah di lingkungan sekitar rumah warga ditemukan adanya telur dan larva cacing tambang (Hookworm). Penyuluhan dihadiri oleh 41 ibu-ibu PKK desa Kwarasan dengan nilai postest 88% peserta yang hadir mengalami peningkatan dibandingkan nilai pretest, sedangkan 7% peserta yang hadir memiliki nilai postest yang tetap dibandingkan dengan nilai pretest. Hal ini menunjukan bahwa ibu-ibu PKK telah mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang infeksi cacing usus pada anak dan cara-cara pencegahannya.