Putra Jaya Negara
Program Studi Kimia Jurusan Kimia, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sintesis Nanosilika Pasir Pantai Takalar Menggunakan Metode Hidrotermal H. Hasri; F. Fauziah; Putra Jaya Negara
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102262212021

Abstract

Sintesis nanosilika memerlukan bahan yang mengandung senyawa silika yang banyak, Penelitian menunjukkan bahwa di antara sumber silika terbanyak ada pada pasir pantai. Telah dilakukan penelitian sintesis nanosilika dari pasir pantai Takalar dengan menggunakan metode hidrotermal. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk sintesis nanosilika, di antaranya kopresipitasi, sol gel dan hidrotermal. Metode dengan cara yang paling mudah dan membutuhkan biaya yang tidak terlalu besar adalah metode hidrotermal. Hasil menunjukkan nanosilika yang dihasilkan memiliki kadar silika (SiO2) sebesar 59,82 Adapun karakteristik dari nanopartikel silika yang dihasilkan pada metode hidrotermal yaitu berada pada fasa kristal kuarsa dan kristobalit dengan sistem kristal masing-masing trigonal dan tetragonal yang memiliki kisaran rata-rata ukuran partikel 45,07 nm - 48,68 nm. Kata kunci: metode hidrotermal, nanosilika, pasir.Nanosilica synthesis requires materials that contain a lot of silica compounds. Research shows that beach sand is the largest source of silica. Research on the synthesis of nanosilica from Takalar beach sand using the hydrothermal method has been carried out. There are several methods that can be used for the synthesis of nanosilica, including coprecipitation, sol gel and hydrothermal. The method with the easiest and the least costly is the hydrothermal method. The results showed that the nanosilica produced had a silica (SiO2) content of 59.82. 45.07 nm - 48.68 nm.  Keywords: hydrothermal method, nanosilica, sand.
Sintesis Nanosilika Pasir Pantai Takalar Menggunakan Metode Hidrotermal H. Hasri; F. Fauziah; Putra Jaya Negara
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102262212021

Abstract

Sintesis nanosilika memerlukan bahan yang mengandung senyawa silika yang banyak, Penelitian menunjukkan bahwa di antara sumber silika terbanyak ada pada pasir pantai. Telah dilakukan penelitian sintesis nanosilika dari pasir pantai Takalar dengan menggunakan metode hidrotermal. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk sintesis nanosilika, di antaranya kopresipitasi, sol gel dan hidrotermal. Metode dengan cara yang paling mudah dan membutuhkan biaya yang tidak terlalu besar adalah metode hidrotermal. Hasil menunjukkan nanosilika yang dihasilkan memiliki kadar silika (SiO2) sebesar 59,82 Adapun karakteristik dari nanopartikel silika yang dihasilkan pada metode hidrotermal yaitu berada pada fasa kristal kuarsa dan kristobalit dengan sistem kristal masing-masing trigonal dan tetragonal yang memiliki kisaran rata-rata ukuran partikel 45,07 nm - 48,68 nm. Kata kunci: metode hidrotermal, nanosilika, pasir.Nanosilica synthesis requires materials that contain a lot of silica compounds. Research shows that beach sand is the largest source of silica. Research on the synthesis of nanosilica from Takalar beach sand using the hydrothermal method has been carried out. There are several methods that can be used for the synthesis of nanosilica, including coprecipitation, sol gel and hydrothermal. The method with the easiest and the least costly is the hydrothermal method. The results showed that the nanosilica produced had a silica (SiO2) content of 59.82. 45.07 nm - 48.68 nm.  Keywords: hydrothermal method, nanosilica, sand.