H. M. Thamrin Noor, H. M. Thamrin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Disiplin Kerja dan Stress Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai Bandar Udara H. Asan di Sampit Noor, H. M. Thamrin
Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Institute fo Managing and Publishing Scientific Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan ini dilakukan mengacu pada tujuan penelitian yang didasarkan pada hasil-hasil statistik yang diperoleh. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan Regresi Linier Berganda dengan program SPSS for windows 16.0 maka diperoleh persamaan regresi linier berganda:Y = a +Y = 9,057+ 0,256 (X1) + 0,299 (X2)             Pada persamaan tersebut menunjukkan tingkat korelasi atau hubungan antara variabel independen yaitu disiplin kerja (X1) dan stress kerja (X2) terhadap dependen yaitu prestasi kerja pegawai (Y). Untuk mengetahui besar pengaruh tiap variabel independen terhadap dependen. Persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:1). Berdasarkan hasil uji-t setiap variabel independen atau secara individu terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel dependen. Hal ini terbukti dengan hasil perhitungan uji statistik yang menunjukkan thitung ˃ t table dan juga diikuti dengan nilai probabilitas ˂ 0,05 maka H0 ditolak (Ha diterima). Dimana disiplin kerja (X1) dengan thitung (2,031) ˃ t table (2,0117) dengan tingkat signifikan sebesar( 0,048 ˂ 0,05) dan stress kerja (X2) dengan thitung (2,611) ˃ ttabel (2,0117) dengan tingkat signifikan ( 0,012 ˂ 0,05). Sehingga dari hasil uji t menunjukkan bahwa variabel stress kerja (X2) memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap prestasi kerja (Y) dari pada variabel disiplin kerja (X1). Dapat dilihat di uji t pada tabel 4.2). Dari perhitungan uji F , maka kita perlu tarik kesimpulan bahwa variabel independen (variabel disipilin kerja (X1) dan stress kerja (X2) ) secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu prestasi kerja (Y). Hal tersebut dapat dilihat dari hasil fhitung pada tabel 4.. Dimana fhitung˃ ftabel dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 yaitu fhitung (10,592) ˃ ftabel (3,1950) dengan signifikasi 0,000 ˂ 0,05.3). Pada model summary tabel 4.., angka R sebesar 0,557 artinya disiplin kerja (X1) dan stress kerja (X2) memiliki hubungan yang cukup kuat terhadap prestasi kerja pegawai (Y) pada Bandar Udara H. Asan Sampit. Disebut cukup kuat karena berada diatas atau dengan angka yang lebih besar dari R square 0,311 (31,1 %).4). Dari perhitungan koefisien determinasi (r2) juga menunjukkan hasil bahwa variabel-variabel independen yang ada mempengaruhi peningkatan prestasi kerja (Y) sebesar 31,1%. Sedangkan sisanya 68,9% dijelaskan oleh variabel lain selain kedua variabel tersebut seperti motivasi, pendidikan, kepuasan kerja dan lingkungan kerja.
Analisis Pengaruh Iklim Organisasi dan Budaya Organisasi terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada PT. Mustika Sembuluh di Sampit Noor, H. M. Thamrin
Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Institute fo Managing and Publishing Scientific Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini respondennya adalah karyawan PT. Mustika Sembuluh yang di ambil secara keseluruhan, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh iklim organisasi dan Budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan PT. Mustika Sembuluh di Sampit yang akan diuraikan berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil kuesioner. Dari hasil perhitungan dengan program SPSS for windows versi 20 diperoleh nilai t hitung untuk masing-masing variable independen adalah sebagai berikut: t hitung variable iklim organisasi sebesar 1.953 dan tingkat signifikan 0,058 Nilai t table dapat diperoleh dengan rumus df = n-k = 40-3 = 37 dengan α = 0,05 adalah 2,026 (diperoleh dari table distribusi t). Untuk variabel Iklim organisasi mempunyai nilai t hitung = 1,953 < t tabel  =  2,026 dan tingkat signifikan iklim organisasi 0,058 > 0,05 maka Ho di terima dan Ha di tolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh antara iklim organisasi terhadap prestasi kerja karyawan. t hitung variable budaya organisasi sebesar 6,158 dan tingkat signifikan 0,000. Nilai t table dapat diperoleh dengan rumus df = n-k = 40-3 = 37 dengan α = 0,05 adalah 2,026 (diperoleh dari table distribusi t). Untuk variabel budaya organisasi mempunyai nilai t hitung =6,158 > t table = 2,026 dan tingkat signifikan budaya organisasi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh antara budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan. Uji-f (simultan) dilakukan untuk mmengetahui pengaruh variabel bebas secara simultan terhadap variable terikat. Berikut ini hasil perhitungan dari uji f yang diperoleh dengan bantuan program SPSS for windows versi 20.  Dari hasil perhitungan diperoleh besar nilai f hitung =275,871 dan tingkat signifikan F = 0,000 . Nilai F tabel  dapat diperoleh dengan rumus df pembilang  = k-1 = 3-1 = 2 dan df penyebut = n-k = 40-3 = 37 dengan α = 0,05 adalah sebesar 3,252 (diperoleh dari table distribusi f). Nilai f hitung  = 275,871 > f table  = 3,252 dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh antara variable iklim organisasi dan budaya organisasi secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan. Dengan demikian dikatakan hipotesis ketiga iklim organisasi dan budaya organisasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Mustika Sembuluh Sampit. Nilai R Square (R2) sebesar 0,937 yang menyatakan bahwa kedua variabel independen yaitu iklim organisai (X1) dan budaya organisasi (X2) mempengaruhi variabel dependen yaitu prestasi kerja (Y) sebesar 93,7% dan sisanya sebesar 6,3% dipengaruhi variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.