Khafidhoh Nurul Aini
Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gerakan Seribu Uluran Tangan (Sedikit Uluran Tangan Sangat Bermakna) Khafidhoh Nurul Aini; Bayu Rangga Dirga Hutama; Putra Ajib Pernando
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.038 KB)

Abstract

Aktualisasi manusia sebagai makhluk sosial, tercermin dalam kehidupan berkelompok. Tujuan manusia berkelompok adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya, Kehidupan berkelompok mempunyai tujuan meningkatkan kebahagiaan hidupnya, bahkan bisa dikatakan kebahagiaan dan keberdayaan hidup manusia hanya bisa di penuhi dengan cara berkelompok. Tanpa berkelompok tujuan hidup manusia yaitu mencapai kebahagiaan dan krsejahteraan tidak akan bisa tercapai, Kehidupan bersosial dan guyup rukun sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi hal yang wajib dilakukan bagi masyarakat yang hidup berdampingan satu sama lain. Kehidupan bersosial sangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan. Akan tetapi ternyata kehidupan bersosial pun tidak dapat menjamin masyarakat untuk saling mengerti situasi dan kondisi satu sama lain. Masih banyak masyarakat yang acuh dan kurang sadar terhadap kehidupan tetangga ataupun lingkungannya, sehingga masih sering terjadi kekurangan baik dalam segi ekonomi maupun pangan.
PEMBERDAYAAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN HANTARAN PADA IBU-IBU PKK di DESA BANDUNGSARI KECAMATAN SUKODADI LAMONGAN Khofifah Indar Parawansyah; Aqidatun Nisa’il Afrilia; Khafidhoh Nurul Aini; Abdur Rohim
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v5i1.6279

Abstract

Many housewives who have spare time but do not work due to a lack of knowledge and skills. Therefore, the existence of training attended by PKK mothers in Dusun Bandung, Bandungsari Village, Sukodadi District, Lamongan Regency, East Java, can increase knowledge and skills to fill leisure time, thus enabling them to open hantaran-making services as a side business. The training activity method applies four stages which include: the first stage is a survey using literature study, interviews, and direct observation methods; the second stage is material presentation using direct learning methods or lectures and Q&A sessions; the third stage is training with direct practice methods; and the fourth stage is mentoring with direct observation methods. Based on the final scores obtained, which are 92% for enthusiasm, 88% for knowledge, and 90% for skills aspects, it can be concluded that overall this training is considered successful. Participants were enthusiastic in attending the training, understanding the presented material, and able to skillfully practice the training material. This training received positive responses, so it should be further developed, and there needs to be organized follow-up activities.
Gerakan Seribu Uluran Tangan (Sedikit Uluran Tangan Sangat Bermakna) Khafidhoh Nurul Aini; Bayu Rangga Dirga Hutama; Putra Ajib Pernando
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i1.1931

Abstract

Aktualisasi manusia sebagai makhluk sosial, tercermin dalam kehidupan berkelompok. Tujuan manusia berkelompok adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya, Kehidupan berkelompok mempunyai tujuan meningkatkan kebahagiaan hidupnya, bahkan bisa dikatakan kebahagiaan dan keberdayaan hidup manusia hanya bisa di penuhi dengan cara berkelompok. Tanpa berkelompok tujuan hidup manusia yaitu mencapai kebahagiaan dan krsejahteraan tidak akan bisa tercapai, Kehidupan bersosial dan guyup rukun sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi hal yang wajib dilakukan bagi masyarakat yang hidup berdampingan satu sama lain. Kehidupan bersosial sangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan. Akan tetapi ternyata kehidupan bersosial pun tidak dapat menjamin masyarakat untuk saling mengerti situasi dan kondisi satu sama lain. Masih banyak masyarakat yang acuh dan kurang sadar terhadap kehidupan tetangga ataupun lingkungannya, sehingga masih sering terjadi kekurangan baik dalam segi ekonomi maupun pangan.
Upcycling Sampah Botol Plastik Menjadi Sticbola (Plastic Bottle Lantern) di Desa Sidorejo Anita Dwi Hapsari; Khafidhoh Nurul Aini; Mernanda Dwi Krisnawati; Wahyu Aji Saputro; Dias Dwiyanti
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p126-133

Abstract

Salah satu jenis sampah yang memiliki volume terbesar adalah botol plastik. Desa Sidorejo merupakan desa yang sudah mempunyai bank sampah, namun sayangnya belum ada kegiatan pengolahan sampah atau upcycling (daur ulang) sampah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi. Hal ini menjadi inisiatif penulis untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan upcycling sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion yang diberi nama STICBOLA (plastic bottle lantern). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan bahwasanya sampah dapat mempunyai nilai tambah apabila diolah dengan baik; (2) memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion; dan (3) meningkatkan kreativitas anak-anak di desa Sidorejo. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah: (1) Identifikasi masalah; (2) Perencanaan dan desain; (3) Pelaksanaan; (4) Pemantauan dan evaluasi; dan (5) Diseminasi hasil.  Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat mencakup beberapa aspek yang relevan seperti: (1) Peningkatan kesadaran masyarakat; (2) Pengurangan sampah Plastik; (3) Pemberdayaan masyarakat; dan (4) Peningkatan kreativitas dan inovasi. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam hal pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.