Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Fin

Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Intstitusional, Kepemilikan Manajerial, dan Komite Audit Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Pada Perusahaan Kode Notasi Khusus Tahun 2019 Victoria Ari Palma Akadiati
eCo-Fin Vol. 2 No. 1 (2020): Amortization
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v2i1.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah ukuran dewan komisaris, proporsi dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit memiliki pengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan pada perusahaan kode notasi khusus tahun 2019. Metode penelitian deskriptif kuantitatif yang dianalisis mengunakan regresi liner berganda dengan sampel perusahaan yang memiliki kode notasi khusus yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran dewan komisaris, proporsi dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan pada perusahaan. Kontribusi penelitian ini dapat sebagai bahan pertimbangan para investor dalam pemilihan dan kepemilikan saham serta dapat dijadikan sarana perlindungan kepada para investor yang akan menanamkan saham pada perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan apakah perusahaan masuk ke dalam kode notasi khusus. Penelitian berikutnya dapat dilakukan pengujian terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan yang memperoleh kode notasi khusus.
Dampak Arus Kas Operasi dan Laba Akuntansi Terhadap Return Saham Victoria Ari Palma Akadiati; Angela Merici Kusy Permata Sari
eCo-Fin Vol. 2 No. 2 (2020): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.017 KB) | DOI: 10.32877/ef.v2i2.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah arus kas operasi dan laba akuntansi memiliki pengaruh terhadap return saham. Metode penelitian deskriptif kuantitatif yang dianalisis mengunakan regresi liner berganda dengan sampel perusahaan LQ-45 yang terdaftar pada Burs Efek Indonesia Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi tidak cukup berpengaruh terhadap Return Saham secara parsial. Begitu pun Laba Akuntansi juga tidak cukup bisa mempengaruhi naik turunnya return saham. Dengan demikian pula dalam penelitian ini menunjukan arus kas operasi dan laba akuntansi tidak berpengaruh secara simultan terhadap return saham pada perusahaan LQ – 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indoonesia. Keterbatasan penelitian ini adalah tidak menggunakan faktor lain yang berpengaruh terhadap return saham, misalnya residual income, economic value added, book value to market equity, rasio-rasio keuangan maupun kondisi ekonomi pasar, sosial, keamanan, dan politik. Kontribusi penelitian ini dapat sebagai bahan pertimbangan para investor bahwa dalam pemilihan dan kepemilikan saham tidak hanya memperhatikan faktor arus kas operasi dan laba akuntansi saja tetapi juga diharapkan dapat mempertimbangkan faktor penentu lainnya. Karena ketertarikan investor untuk membeli saham akan dapat meningkatkan harga saham perusahaan serta meningkatnya nilai return saham perusahaan
Perbandingan Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Metode Grover, Metode Altman Z-Score dan Metode Springate Nur Gita Suryati Putri; Victoria Ari Palma Akadiati; Imelda Sinaga
eCo-Fin Vol. 5 No. 2 (2023): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v5i2.761

Abstract

This study aims to analyze the bankruptcy rate of companies using the Grover model, Altman Z-score model, and Springate model. This type of quantitative research with the population uses companies that conducted IPOs in 2021. The sampling technique used is purposive sampling and the number of samples obtained based on predetermined criteria is 54 company samples. The results of this study showed that sample companies that predicted bankruptcy using the Grover method had an accuracy rate of 83%, and an error rate of 17%. The Altman Z-score method has an accuracy rate of 87%, an error rate of 9%, and a gray area rate of 4%. The Springate method has the highest accuracy rate of 94%, and an error rate of 6%. This bankruptcy prediction analysis can help company owners to immediately anticipate the factors that cause bankruptcy and for investors can be used as information in making decisions to invest in shares in IPO companies in 2021.