Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Teknis Budidaya Rumput Gajah Mini Di Kabupaten Bengkulu Selatan (Kasus Desa Gunung Kayo, Kecamatan Bunga Mas) Harwi Kusnadi; Marzan; Andi Ishak; Jhon Firison; Emlan Fauzi; Wawan Eka Putra; Yahumri
JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI (JPS) ISSN: 2089-4791 Vol. 1 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.708 KB)

Abstract

Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv Mott) merupakan salah satu tanaman hijauan yang potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Teknis budidaya yang baik dapat meningkatkan produksi rumput yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi teknis budidaya rumput gajah mini di Kelompok Tani Bunga Mas. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Tunas Baru, Desa Gunung Kayo, Kecamatan Bunga mas, Kabupaten Bengkulu Selatan pada tanggal bulan April – Mei 2022. Metode yang digunakan adalah wawancara secara intensif dan observasi lapangan. Data yang dikumpulkan berupa persiapan lahan, pemupukan dasar, penanaman, pemupukan, dan pemanenan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknis budidaya rumput gajah mini telah diterapkan sesuai dengan hasil-hasil penelitian. kecuali pemupukan dan pemanenan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peternak sapi di Kabupaten Bengkulu Selatan telah menerapkan teknologi budidaya rumput gajah mini. Komponen teknologi meliputi persiapan lahan, pemupukan dasar, penanaman, pemupukan, dan pemanenan. Komponen teknologi yang tidak sesuai adalah pemupukan dan pemanenan. Usaha pupuk kompos secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan peternak menjadi peluang usaha untuk dikembangkan
EFEKTIVITAS SOSIALISASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DALAM ADMINISTRASI KELOMPOK DI KECAMATAN BUNGA MAS KABUPATEN BENGKULU SELATAN Emlan Fauzi; Muhammad Abdul Ratam Ikhsan; Jhon Firison; Wawan Eka Putra; Harwi Kusnadi; Andi Ishak
JURNAL CITRA AGRI TAMA Vol 12 No 1 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.538 KB) | DOI: 10.58328/cat.v12i2.50

Abstract

Pemahaman anggota kelompok tani tentang administrasi kelompok merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan kelompok. Permentan No 67 Tahun 2016 tentang pembinaan kelembagaan tani merupakan peraturan yang belum banyak tersosialisasikan kepada kelompok tani di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sakinah dan Air Baling Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan tentang administrasi kelompok. Pengumpulan data dilakukan melalui survei sebelum dan setelah penyuluhan yang melibatkan 20 orang anggota KWT sebagai responden pada bulan Desember 2021 di rumah ketua KWT Sakinah dan Air Baling. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota KWT Sakinah dan Air Baling mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 67 % termasuk kategori tinggi. Efektivitas penyuluhan termasuk kategori cukup efektif sebesar 51,65%. Materi yang disampaikan diterima dengan baik oleh anggota KWT Sakinah dan Air Baling Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan perlu adanya metode baru dalam penyuluhan administrasi kelompok seperti bimbingan teknis (praktek) penyusunan buku administrasi kelompok.
Legal Pluralism and Rural Welfare: Harmonizing Customary Law and Islamic Principles in Indonesia’s Village Fund Allocation Iwan Setiajie Anugrah; Andayani Listyawati; Andi Ishak; Niki Elistus Liwaherilla; Ibnu Hasan Muchtar; Fauziah; Suhanah
El-Mashlahah Vol 15 No 2 (2025)
Publisher : Sharia Faculty of State Islamic Institute (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/el-mashlahah.v15i2.10429

Abstract

Village development is a crucial pillar in achieving national welfare through the effective utilization of the Village Fund. This study aims to analyze the effect of harmonization between customary law and Islamic principles in the utilization of the Village Fund on improving the collective welfare of village communities in Indonesia, especially in Kerinci Regency. The method used is a mixed methods approach, with quantitative techniques through the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) model and qualitative methods based on in-depth interviews and participatory observation. The results showed that the integration of local cultural values such as gotong royong, normative attachment, and deliberative conflict resolution contributed significantly to strengthening participatory and equitable governance of the Village Fund. In addition, Islamic principles such as deliberation (shura), trustworthiness, justice ('adl), and public good (maslahah 'ammah) provide an ethical basis for decision-making on the use of the Village Fund. The resulting structural model shows high predictive value with support from empirical data, where customary social sanctions act as an effective social control mechanism. The research also found challenges in implementation, such as the dominance of local elites and the lack of contextual understanding of progressive Islamic values. Therefore, recommendations are provided for incorporating the principles of customary and Islamic law into formal village regulations to establish inclusive, equitable, and sustainable development governance. Theoretically, this study enriches the discourse on legal pluralism in village development governance, while practically providing a strategic framework for policymakers and village stakeholders in designing a Village Fund management model oriented towards social justice and sustainability.