Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Maarif

Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi Moh. Shofan
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini mencoba untuk melihat fenomena wajah pendidikan yang berubah drastis akibat pandemi covid-19. Selama ini guru lebih cenderung mengajar dengan bertatap muka, baik di kelas maupun di luar ruang kelas. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa sangat tidak mungkin institusi pendidikan bisa menciptakan karakter siswanya jika pembelajaran tidak dengan bertatap muka. Tentu, banyak kendala yang dihadapi guru dan siswa yang muncul dalam pembelajaran metode daring yang tidak bisa dihindari. Sebagaimana dijelaskan di atas, banyak satuan pendidikan yang terkendala dengan koneksi jaringan internet yang tidak ada.
Muhammadiyah dan Moderasi Islam Etos Gerakan dan Strategi Aksi Muhammadiyah Jelang Muktamar Ke-48 Moh. Shofan
MAARIF Vol 16 No 1 (2021): Muhammadiyah dan Moderasi Islam
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i1.129

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis bagaimana peran Muhammadiyah di tengah arus informasi teknologi, dan juga sebagai gerakan Islam yang membawa moderatisme, baik dalam hal sistem pemikiran dan gerakannya, atau melalui jalur pendidikan dalam rangka mewujudkan masyarakat moderat dan berkemajuan. Semangat kemodernan dan pencerahan Muhammadiyah juga terinstitusionalisasi ke dalam konsep Islam berkemajuan dalam konteks cita-cita Indonesia yang lebih maju. Gagasan keindonesiaan Muhammadiyah tercermin dalam konsep darul ahdi was syahadah.
Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan Moh. Shofan
MAARIF Vol 16 No 2 (2021): Islam, Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v16i2.143

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis bagaimana Islam memandang perempuan, serta peran perempuan di ruang publik. Seiring perkembangnya zaman, kaum perempuan mempunyai pemikiran maju dan berkarya di tengah-tengah publik sesuai dengan kemampuan bidangnya untuk memperkuat eksistensi kaum perempuan, memperkuat kepemimpinan perempuan dan memperkuat organisasi-organisasi perempuan yang konsen pada isu gender. Demikian juga, meningkatkan keterwakilan perempuan dalam lembaga pengambil keputusan untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah, peraturan-peraturan dan kualitas layanan dasar, agar memenuhi kebutuhan perempuan secara lebih proporsional.
Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di Era Digital) Moh Shofan
MAARIF Vol 17 No 1 (2022): Digitalisasi, Era Tantangan Media (Nalar Kritis dan Penguatan Wawasan Global di
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i1.172

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis layanan teknologi informasi, baik proses pengolahan dan berbagi informasi. Kemampuan berpikir kritis di dalam masyarakat informasi, menjadi sangat penting agar setiap individu dapat memilih dan menggunakan informasi yang tersedia sesuai kebutuhan dan kepentingannya. Terlebih dengan adanya andemic Covid-19 di tahun 2019 hingga adanya berbagai varian baru membuat media digital sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan apapun yang awalnya dilakukan secara offline satu dengan yang lain bisa berinteraksi secara langsung seketika dibatasi dengan kegiatan secara online. Dampak penyebaran pandemic yang sangat cepat membuat manusia merasakan ketakutan tersendiri. Masyarakat berkomunikasi melalui media sosial yang mengakibatkan penggunaan internet pada masa pandemic sangat meningkat drastis.
Pengantar Redaksi: Fenomena Hijrah Generasi Milenial (Kontestasi Narasi-Narasi Agama di Ruang Publik) Moh Shofan
MAARIF Vol 17 No 2 (2022): Fenomena Hijrah Generasi Milenial (Kontestasi Narasi-Narasi Agama di Ruang Publi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v17i2.190

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis fenomena hijrah, baik di kalangan artis maupun di kalangan anak-anak muda millennial. Secara umum gerakan hijrah menawarkan hal positif sebagai upaya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Akan tetapi, gerakan ini juga dilihat memiliki kerentanan terhadap ekslusivisme. Hijrah yang banyak dijumpai di berbagai kota cenderung sebatas perubahan kebiasaan hidup menjadi lebih Islami saja bahkan mengarah pada pembentukan pola pikir jumud dan intoleran. Justru mereka terjebakpada klaim merasa ’paling hijrah’, namun merendahkan sesama umat yang melakukan amalan yang berbeda dengan kelompoknya atau pemahamannya saja.
Mewarisi Legacy Buya Ahmad Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan Moh Shofan
MAARIF Vol 18 No 1 (2023): Mewarisi Legacy Buya Ahmad Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal ini secara umum melihat secara kritis pemikiran Buya—pasca wafatnya beliau setahun yang lalu—terutama mengenai isu isu keummatan, kebangsaan, kemanusiaan, dan sosial-politik-keagamaan. Tema yang diangkat dalam jurnal ini juga menandai satu tahun wafatnya Buya Syafii, sekaligus menyambut dua dekade MAARIF Institute, sebuah lembaga yang concern terhadap isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Sejak awal berdirinya, MAARIF Institute telah berkomitmen menjadi salah satu tenda bangsa yang bergerak untuk kerja-kerja kemanusiaan, merawat kebhinekaan, mendorong penegakan HAM, memperjuangkan kebebasan beragama, mengkampanyekan watak dan ciri khas Islam Indonesia sebagai agama rahmatan li al-alamin, inklusif, toleran, egaliter dan non-diskriminatif, yang memiliki kesesuaian dengan demokrasi yang berpihak kepada keadilan sosial, sebagaimana dicita-citakan oleh Buya Syafii Maarif.
Membumikan Gagasan Besar Buya Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan Moh. Shofan
MAARIF Vol 18 No 1 (2023): Mewarisi Legacy Buya Ahmad Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v18i1.209

Abstract

Buya Syafii Maarif bukan hanya dikenal sebagai seorang cendekiawan, guru bangsa dengan kepribadian yang humanis, tetapi juga dikenal sebagai seorang sejarawan yang kritis, mantan Ketua PP Muhammadiyah (1998-2005) dan salah satu ikon intelektual Islam gelombang pertama di Indonesia. Tak diragukan lagi, pemikiran dan karya intelektualnya memiliki pengaruh besar dalam pembentukan tradisi intelektualisme Islam di Indonesia. Pemikiran-pemikirannya tentang isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, telah membuka pintu gerbang cakrawala keilmuan bagi para penerus bangsa. Sebagai seorang cendekiawan yang selalu menganjurkan “kemerdekaan berpikir”, dimensi kreatif pikiran Buya Syafii, merambah semua wilayah dengan suatu keyakinan penuh, yakni mengubah kemapanan yang membelenggu kreatifitas pemikiran manusia ke arah suatu “kemajuan” melalui trilogi Pembaruan: Keislaman, Keindonesiaan dan Kemanusiaan. Untuk merealisasikan gagasan-gagasan Buya Syafii yang concern terhadap isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, maka pada 28 Februari 2003 didirikan lembaga MAARIF Institute for Culture and Humanity di Jakarta. Berdirinya MAARIF Institute tidak dapat dipisahkan dari gagasan besar Buya Syafii, sehingga nama Maarif digunakan sebagai nama lembaga. Pendirian MAARIF Institute tidak lain merupakan ikhtiar untuk merealisasikan gagasan besar Buya Syafii yang terangkum dalam konsep keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.
Jalan Kebudayaan Ahmad Syafii Maarif Dakwah Kultural, Puisi Kebangsaan dan Inspirasi Kemanusiaan Shofan, Moh.
MAARIF Vol 18 No 2 (2023): Jalan Kebudayaan Ahmad Syafii Maarif: Dakwah Kultural, Puisi Kebangsaan dan Insp
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel-artikel dalam jurnal MAARIF edisi Desember 2023 ini secara umum merefleksikan sekaligus menelaah secara kritis pemikiran Buya—terutama mengenai isu isu keummatan, kebangsaan, kemanusiaan, dan kebudayaan. Sejumlah artikel dalam jurnal ini tidak lain merupakan ikhtiar untuk merealisasikan gagasan besar Buya Syafii yang terangkum dalam konsep keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Tema yang diangkat dalam jurnal ini juga menandai satu tahun wafatnya Buya Syafii, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan dua dekade MAARIF Institute.