Hadrah Wahyuni Rangkuti
Prodi Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PBL (PEMECAHAN MASALAH) PADA MATA PELAJARAN PPKn Hadrah Wahyuni Rangkuti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 1 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.655 KB) | DOI: 10.32696/jpips.v1i1.1532

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah) kelas X SMA SWASTA ERIA MEDAN pada mata pelajaran PPKn”. Subjek dari penelitian dalam PTK ini adalah siswa kelas X SMA SWASA ERIA MEDAN yang berjumlah 40 orang siswa, sedangkan objek dalam PTK ini adalah model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah). Penelitian ini menggunakan dua siklus. Untuk memperoleh data yang diperlakukan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda sebanyak 10 butir untuk tiap siklus. Prosedur penelitiannya terdiri dari tahap perencanaan, membuat rencana pembelajaran, lembar observasi dan mendesain alat evaluasi.Tahap observasi menggunakan lembar observasi untuk mencatat temuan. Tahap observasi dan refleksi merupakan analisis, sintetis, interpretasi dan eksplementasi yang diperoleh dari data pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sampai siklus II, dengan rata-rata tes hasil belajar I sebesar 70 pada siklus I tergolong cukup dan rata-rata tes hasil belajar sebesar 77,12 pada siklus II tergolong baik, demikian juga dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% tergolong belum tuntas dan pada siklus II sebesar 87,5% tergolong tuntas. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X SMA SWASTA ERIA MEDAN, dengan kata lain hipotesis yang diajukan sebelumnya dapat diterima kebenarannya.