Titik Hamelya
Dinas Pendidikan Kabuten Aceh Tenggara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MENGIMPILIMENTASIKAN MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 MELALUI IN-HOUSE TRAINING DAN SUPERVISI Titik Hamelya
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.152-158

Abstract

Melalui kegiatan supervisi dapat memberikan bimbingan, motivasi dan bantuan teknis kepada guru yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran, terutama dalam menerapkan model-model pembelajaran sehingga dapat meningkatkan profesional guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan IHT dan supervisi kunjungan kelas untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan model-model pembelajaran abad -21 di SMP binaan  Kabupaten Aceh Tenggara tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan  metode deskriftif kualitatif. Subjek dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah semua guru yang ada di  SMP Binaan di Kabupaten  Aceh Tenggara yang berjumlah 21 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran dengan menerapkan model-model pembelajaran melalui In –House Training dan supervisi kunjungan kelas pada siklus I adalah 3,4 yang tergolong cukup baik. Kemudian pada siklus ke II terjadi peningkatan ke arah yang lebih baik lagi yaitu 3,83 yang tergolong baik. Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menerapkan model-model pembelajaran melalui supervisi pada siklus I adalah 3,18 yang tergolong cukup baik. Kemudian pada siklus ke II terjadi peningkatan ke arah yang lebih baik lagi yaitu 3,58 yang tergolong baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan model-model pembelajaran abad-21 melalui IHT dan supervisi kunjungan kelas dapat meningkatkan nilai siswa.