Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of innovative and creativity

Pengaruh Debt To Equity Ratio (DER), Inventory Turnover (ITO) Dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Industri Yang Terdaftar Di Bei Periode 2020-2024 Jhennifer Nieta Tasmin; Trisnadi Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8201

Abstract

Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek suatu perusahaan, khususnya pada sektor industri yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Fluktuasi struktur modal, efektivitas pengelolaan persediaan, dan tingkat profitabilitas menjadi faktor yang diduga memengaruhi pembentukan nilai perusahaan di tengah dinamika ekonomi periode 2020–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Inventory Turnover (ITO), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DER berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa struktur pendanaan perusahaan memengaruhi persepsi investor. ITO juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan, mencerminkan pentingnya efisiensi pengelolaan persediaan dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Sementara itu, NPM memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan pasar. Secara simultan, DER, ITO, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan struktur modal, efisiensi operasional, dan kemampuan menghasilkan laba secara optimal merupakan faktor strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan sektor industri.
Pengaruh Total Asset Turnover (Tato), Current Ratio (Cr), Net Profit Margin (Npm), Price To Earning Ratio (Per), Debt To Asset Ratio (Dar) Terhadap Harga Saham Pada Sektor Tranportasi Dan Logistik Periode 2020-2024 Iftitah Meyyasti Azzahra; Trisnadi Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8225

Abstract

Perkembangan sektor transportasi dan logistik yang dinamis serta tingginya ketidakpastian ekonomi pada periode pascapandemi mendorong investor untuk lebih cermat dalam menilai kinerja fundamental perusahaan, khususnya melalui rasio keuangan yang berpengaruh terhadap pergerakan harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Price to Earning Ratio (PER), dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 22 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Total Asset Turnover dan Price to Earning Ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Current Ratio, Net Profit Margin, dan Debt to Asset Ratio tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan kelima variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi pemanfaatan aset dan persepsi pasar memiliki peran penting dalam pembentukan harga saham sektor transportasi dan logistik, sementara indikator likuiditas, profitabilitas, dan leverage belum menjadi pertimbangan utama investor pada periode penelitian.