Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

The Effect of Mother's Knowledge about Child Supplementation on Giving Supplementation During the Covid-19 pandemic Ratna Arifiana; Leila Nisya Ayuanda; Ely Krisnawaty
Urecol Journal. Part C: Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2022): January-June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.982 KB) | DOI: 10.53017/ujhs.135

Abstract

Covid-19 cases in the group of children in Indonesia are increasing, reaching around 11-12%. Covid-19 cases in children in Indonesia are the highest cases in the world. One of the efforts to prevent the transmission of COVID-19 in children is to increase immunity and health in children, which can be done by giving supplements to children. One of the factors that influence the provision of supplements to children is the mother's knowledge. This study uses quantitative analysis by analyzing the effect of the mother's level of knowledge about giving supplementation to children with supplementation to children. The subjects in this study were mothers who had children aged 0 months to 5 years. The sampling technique used was purposive sampling, so the number of samples in this study was 107 mothers. The instrument in this study used a questionnaire in the form of a google form which had been tested for validity and reliability. The result of this study is the influence of a mother's knowledge on the provision of supplementation to children with a p-value of 0.004. So health workers, especially midwives, have an important role in providing information to mothers and families to maintain health during the COVID-19 pandemic.
Studi Deskriptif tentang Penerapan Patient Safety Pada Mahasiswa Kebidanan Di Lahan Praktik Sandi Ari Susiatmi; Leila Nisya Ayuanda; Ratna Arifiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient safety merupakan suatu program yang dibuat oleh rumah sakit untuk pmemberikan asuhan yang lebih aman, menghindarkan cedera pada pasien selama perawatan medis dan kesalahan selama pengobatan. Pelaporan insiden terkait dengan keselamatan pasien masih cukup tinggi, termasuk isu yang sedang berkembang di Indonesia yaitu terdapat beberapa kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) yang dilakukan oleh mahasiswa kesehatan. Penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan menganalisis sikap mahasiswa kebidanan UMPP tentang penerapan patient safety di lahan praktik. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi kebidanan di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 45 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner berupa google form yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari penelitian ini adalah 80% mahasiswa bidan mempunyai sikap positif terhadap penerapan patient safety di lahan praktik dan 20 % mahasiswa mempunyai sikap negative terhadap penerapan pasien safety di lahan praktik. Sehingga mata kulaih patient safety perlu sekali dikembangkan untuk memantapkan mahasiswa bidan dalam kegiatan praktik di lahan praktik.
CEGAH RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DENGAN PENA SUASI (PENDAMPINGAN KELUARGA DAN SUAMI SIAGA) NUR Chabibah; Ratna Arifiana; Laela Nisya Ayuanda
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v2i1.1106

Abstract

Maternal and infant mortality rates in Indonesia are still quite high and far from the targets of the RPJMN and SDGs. One of the causes of maternal death is high-risk pregnancy. Efforts can be made to reduce high-risk pregnancies with programs involving husbands and families. The Community Service Program carried out by the UMPP team of lecturers and students in collaboration with the Kedungwuni II Health Center is to prevent high risk in pregnant women with PENA SUASI (Families Assistance and Alert Husband). The methods used in this PKM are brain storming, couple games, lectures, question and answer discussions. Conducted one time with the number of participants 20 pregnant women with high risk and their companions, both husbands and families. the activity consists of four stages; namely the opening stage, the core stage, the discussion and question and answer stage, the closing stage. The results of the activity went smoothly and all pregnant women and their companions were enthusiastic to participate in the implementation of this community service activity. 100% of couples always accompany mothers for antenatal care, 75% of pregnant women and their partners have the same place of delivery planning and 80% of pregnant women and their partners plan exclusive breastfeeding. Conclusion It is hoped that the family assistance program and husband on standby will continue to be developed and increase participation from all components, both from midwives, health centers, and pregnant women, so that mothers during pregnancy and preparation for childbirth feel safe and comfortable because of the support they get and the welfare of the mother and fetus will increase.
CEGAH RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DENGAN PENA SUASI (PENDAMPINGAN KELUARGA DAN SUAMI SIAGA) Nur Chabibah; Ratna Arifiana; Laela Nisya Ayuanda
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v2i1.1173

Abstract

AbstrakAngka Kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi dan jauh dari target RPJMN dan SDGs.Penyebab kematian pada ibu salah satunya adalah kehamilan dengan risiko tinggi. Upaya yang dapatdilakukan untuk menurunkan kehamilan dengan risiko tinggi dengan program melibatkan suami dankeluarga. Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Tim dosen dan mahasiswa UMPPbekerja sama dengan Puskesmas Kedungwuni II adalah Cegah Resiko Tinggi Pada Ibu Hamil DenganPENA SUASI (Pendampingan Keluarga Dan Suami Siaga). Metode yang digunakan dalam PKM ini adalahBrain storming, couple game, ceramah, diskusi tanya jawab. Dilakukan satu waktu dengan jumlah peserta20 ibu hamil dengan risiko tinggi beserta pendamping baik suami ataupun keluarga. kegiatan terdiri dariempat tahap; yaitu tahap pembukaan, tahap inti, tahap diskusi dan Tanya jawab, tahap penutup. Hasilkegiatan berjalan lancar dan seluruh ibu hamil beserta pendampingnya antusias untuk mengikutipelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. 100% pasangan selalu mendampingi ibu untuk Antenatalcare, 75% ibu hamil dan pasangan memiliki kesamaan perencanaan tempat persalinan dan 80% ibuhamildan pasangan merencanakan pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan Diharapkan supaya programpendampingan keluarga dan suami siaga terus dikembangkan dan peningkatan partisipasi dari seluruhkomponen baik dari bidan, puskesmas, dan ibu hamil, sehingga ibu dalam masa kehamilan dan persiapanpersalinannya merasa aman dan nyaman karena dukungan yang didapatkannya dan kesejahteraan ibu danjanin menjadi meningkat.Kata kunci: Pendampingan, Ibu hamil, Resiko Tinggi, Suami Siaga Abstract[PREVENT HIGH RISK IN PREGNANT WOMEN WITH FAMILY ASSISTANCE AND ALERT HUSBANDS(SUAMI SIAGA)] Maternal and infant mortality rates in Indonesia are still quite high and far from the targetsof the RPJMN and SDGs. One of the causes of maternal death is high-risk pregnancy. Efforts can be madeto reduce high-risk pregnancies with programs involving husbands and families. The Community ServiceProgram carried out by the UMPP team of lecturers and students in collaboration with the Kedungwuni IIHealth Center is to prevent high risk in pregnant women with PENA SUASI (Families Assistance and AlertHusband). The methods used in this PKM are brain storming, couple games, lectures, question and answerdiscussions. Conducted one time with the number of participants 20 pregnant women with high risk and theircompanions, both husbands and families. the activity consists of four stages; namely the opening stage, thecore stage, the discussion and question and answer stage, the closing stage. The results of the activity wentsmoothly and all pregnant women and their companions were enthusiastic to participate in theimplementation of this community service activity. 100% of couples always accompany mothers forantenatal care, 75% of pregnant women and their partners have the same place of delivery planning and 80%of pregnant women and their partners plan exclusive breastfeeding. Conclusion It is hoped that the familyassistance program and husband on standby will continue to be developed and increase participation fromall components, both from midwives, health centers, and pregnant women, so that mothers duringpregnancy and preparation for childbirth feel safe and comfortable because of the support they get and thewelfare of the mother and fetus will increase.Keywords: Assistance, Pregnant women, High Risk, Husband on standby
PENDKESTAL BUMIL “PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL PADA IBU HAMIL” DALAM UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN MATERNAL LEILA AYUANDA; Ratna Arifiana; Sandi Ari Susiatmi
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v2i2.1385

Abstract

Perubahan pada kehamilan sering meningkatkan risiko mengembangkan kecemasan dan depresi. Sekitar 20-30% wanita di seluruh dunia mengalami setidaknya satu penyakit mental selama kehamilan atau pasca persalinan. Melihat potensi dampak yang besar jika ibu hamil mengalami masalah kesehatan jiwa, maka pemerintah indonesia melakukan upaya dengan pengadaan kelas ibu hamil, namun pelaksanaannya hanya berorientasi pada kesehatan fisik saja. Selain itu menurut penelitian, ibu hamil mengharapkan bidan untuk lebih memperhatikan kesehatan psikologis mereka saat kunjungan antenatal. Puskesmas Kedungwuni 2 ditunjuk sebagai mitra dikarenakan terdapat program kelas ibu hamil secara berkala, namun pada program ini belum terdapat pelayanan kesehatan mental pada ibu. Kegiatan pada pengabdian ini yaitu pemberian edukasi tentang kesehatan mental ibu yang meliputi permasalahan, penyebab, jenis gangguan, dampaknya, upaya mengatasi gangguan, dan support system bagi ibu hamil. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil dan bahkan suami tentang kesehatan mental ibu hamil sehingga ibu lebih sehat secara fisik dan mental dengan mendapat support system yang optimal. Hasil penilaian dari 40 ibu hamil dengan kuesioner pretest diperoleh, pengetahuan baik 7 orang (17,5%) dan pengetahuan kurang sebanyak 33 orang (82,5%) sedangkan pada posttest diperoleh pengetahuan baik sebanyak 29 orang (72,5%) dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (27,5%). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental ibu hamil.  
The Effect of Mother's Knowledge about Child Supplementation on Giving Supplementation During the Covid-19 pandemic Ratna Arifiana; Leila Nisya Ayuanda; Ely Krisnawaty
Urecol Journal. Part C: Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2022): January-June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53017/ujhs.135

Abstract

Covid-19 cases in the group of children in Indonesia are increasing, reaching around 11-12%. Covid-19 cases in children in Indonesia are the highest cases in the world. One of the efforts to prevent the transmission of COVID-19 in children is to increase immunity and health in children, which can be done by giving supplements to children. One of the factors that influence the provision of supplements to children is the mother's knowledge. This study uses quantitative analysis by analyzing the effect of the mother's level of knowledge about giving supplementation to children with supplementation to children. The subjects in this study were mothers who had children aged 0 months to 5 years. The sampling technique used was purposive sampling, so the number of samples in this study was 107 mothers. The instrument in this study used a questionnaire in the form of a google form which had been tested for validity and reliability. The result of this study is the influence of a mother's knowledge on the provision of supplementation to children with a p-value of 0.004. So health workers, especially midwives, have an important role in providing information to mothers and families to maintain health during the COVID-19 pandemic.
Pendekatan Integratif Deteksi dan Intervensi Dini Masalah Kesehatan Mental Perinatal: Studi Kualitatif pada Penyedia Layanan Kesehatan Ibu Leila Nisya Ayuanda; Ratna Arifiana; Sandi Ari Susiatmi; Nur Intan Kusuma; Siti Khuzaiyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52838

Abstract

Gangguan kesehatan mental perinatal, termasuk kecemasan, depresi, dan gangguan penyesuaian selama kehamilan serta masa nifas, masih menjadi masalah yang kurang teridentifikasi dan kurang tertangani dalam layanan kesehatan ibu. Meskipun pendekatan integratif terbukti efektif dalam meningkatkan deteksi dan penanganan dini, implementasinya di tatanan pelayanan primer masih bervariasi dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi deteksi dan intervensi dini masalah kesehatan mental maternal. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan case study. Partisipan terdiri dari bidan desa, bidan KIA, perawat jiwa, ibu hamil, dan ibu nifas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara semi terstruktur dengan expert judgement. Analisis data menggunakan analisis tematik miles huberman dengan software N-Vivo. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh tema yang ditemukan yaitu kebutuhan psikologis wanita hamil dan pascapersalinan, manifestasi gangguan mental pada wanita hamil dan pascapersalinan, dinamika psikososial kehamilan dan pascapersalinan, penentuan risiko kesehatan mental ibu, pengelolaan awal kesehatan mental ibu, tantangan dan hambatan dalam pelayanan kesehatan mental ibu, serta harapan tenaga kesehatan primer. Temuan menunjukkan perlunya penguatan model tatalaksana integratif dalam pelayanan kebidanan untuk meningkatkan deteksi dan intervensi dini kesehatan mental perinatal. Standarisasi instrumen skrining, pelatihan tenaga kesehatan, dan penguatan jejaring rujukan serta strategi reduksi stigma menjadi komponen kunci peningkatan kualitas layanan.
Kesiapan Masyarakat Menuju Desa Halal: Literasi Halal, Literasi Digital, dan Partisipasi Masyarakat di Desa Toso: Community Readiness Toward a Halal Village: Halal Literacy, Digital Literacy, and Community Participation in Toso Village Arinall Huda; Akhmad Ruudvan Nistelrooy; Daffa Arinanafi; Fatimah Fatimah; Eka Widiastuti; Yulian Wahyu Permadi; Ratna Arifiana
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i3.1523

Abstract

Program Desa Halal membutuhkan kesiapan masyarakat sebagai dasar pelaksanaan di tingkat lokal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kesiapan masyarakat menuju Desa Halal berdasarkan literasi halal, literasi digital, dan partisipasi masyarakat di Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin dari 356 warga setelah 65 responden dari Dukuh Dlimas dikeluarkan dari dataset awal 421 responden. Kuesioner terdiri atas 30 item yang mencakup literasi halal (Q1–Q8), literasi digital (Q9–Q16), partisipasi masyarakat (Q17–Q23), dan kesiapan masyarakat (Q24–Q30). Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan mean item, frekuensi jawaban, persentase, dan kategorisasi. Uji kualitas instrumen menunjukkan Q1–Q29 memenuhi kriteria validitas berdasarkan corrected item-total correlation, sedangkan Q30 tidak dapat diuji karena seluruh 356 responden memberikan jawaban yang sama. Koefisien Cronbach's alpha sebesar 0,881 untuk literasi halal, 0,922 untuk literasi digital, 0,847 untuk partisipasi masyarakat, dan 0,852 untuk Q24–Q29 karena Q30 memiliki varians nol. Nilai rata-rata literasi halal sebesar 3,995, literasi digital 3,709, partisipasi masyarakat 3,787, dan kesiapan masyarakat 3,976; seluruhnya berada pada kategori tinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan tidak menguji hubungan atau pengaruh antarvariabel.