Pendekatan saintifik pada Kurikulum 2013 merupakan suatu upaya peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengedepankan peran aktif siswa dalam seluruh kegiatan pembelajaran. pendekatan saintifik sesuai dengan pendekatan konstruktivis agar siswa mampu secara mandiri pengetahuan dan keterampilan serta sikap melalui pengalaman belajar secara nyata. Peneliti merumuskan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik dan pembelajaran KTSP. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dalam memperoleh data dari sampel penelitian dengan melakukan penelitian eksperimen. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data tes dan observasi serta menggunakan instrumen pengumpul data yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas instrumen. Dalam melakukan analisis data, peneliti menggunakan rumus statistik korelasi product moment dan t-test untuk menjawab hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan nilai t pada rumus t-test diperoleh thitung 3,216 dan nilainya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan nilai t pada tabel t untuk sampel 30 orang dan taraf signifikan 5% yaitu 1,67. Dengan demikian peneliti sudah dapat membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berbicara siswa menggunakan pendekatan saintifik dan keterampilan berbicara siswa menggunakan model pembelajaran KTSP