Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN KEAKTIVAN DAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI TEHNIK JIGSAW SISWA KELAS V SDN MANGUNSARI 07 SALATIGA -, Suharti
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i2.583

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran dengan tehnik jigsaw dapat meningkatkan keaktivan dan hasil belajar siswa. Seberapa efektif tindakan pembelajarannya dan peningkatannya.Penelitian dilakukan di SDN Mangunsari 07 pada kelas V semester II tahun 2014/ 2015. Peneliti mengajar IPS di kelas V di SDN Mangunsari 07 Kecamatan Sidomukti Salatiga. Masalah yang diteliti karena keaktivan dan hasil belajar siswa rendah. Sasaran penelitian adalah pada siswa kelas V SDN Mangunsari 07 semester II tahun 2014/2015 dengan subyek keaktivan dan hasil belajar siswa yang diikuti yang terdiri dari 22 laki-laki dan 12 perempuan jumlah seluruhnya 34. Prosedur penelitian yang dilakukan 2 siklus.Tahap tindakan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan terdapat motivasi, apersepsi,dan menyampaikan tujuan. Dalam pelaksanaan ini peneliti menggunakan model pembelajaran tehnik jigsaw untuk mengetahui aspek keaktivan, dan dalam kegiatan akhir melaksanakan evaluasi untuk menentukan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan tehnik jigsaw lebih efektif dan berpengaruh terhadap keaktifan dan keberhasilan siswa dari pada yang menggunakan metode ceramah. Dengan demikian disarankan agar guru dapat menggunakan model pembelajaran jigsaw.
HUBUNGAN LAMA PEMASANGAN INFUS DENGAN KEJADIAN PLEBITIS DI SMC RS. TELOGOREJO -, Suharti; Meira, Hanifah; Udhiyah, Heny; Rizky, Monica
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 1 (2015): Edisi Khusus Maret 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi intravena merupakan prosedur dalam pelayanan dirumah sakit yang diberikan pada pasien rawat inap, pemberian terapi interavena dapat menimbulkan komplikasi salah satunya yaitu plebitis. Plebitis adalah suatu inflamasi pada pembuluh darah yang di karenakan oleh lamanya pemasangan infus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lamanya pemasangan infus dengan kejadian plebitis di SMC RS Telogorejo. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi, dengan populasi pasien yang terpasang infus diruang rawat inap SMC RS Telogorejo. Jumlah sampel 82 responden dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan yang ditetapkan  α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lama pemasangan infus pada hari ke-5 (72,7%) dan yang mengalami plebitis sebanyak 24 responden. Sedangkan dari keseluruhan responden yang terjadi plebitis sebanyak 42 responden (51,2%). Berdasarkan uji analisis didapatkan nilai r = 0,384 didapatkan  kekuatan hubungan sedang  dengan nilai p value = 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama pemasangan infus dengan kejadian plebitis di SMC RS Telogorejo. Lama pemasangan infus dapat menyebabkan masuknya mikroorganisme kedalam jaringan yang mengalami trauma dan terjadi plebitis. Dengan demikian diperlukan rotasi tempat pemasangan infus setelah terpasang selama 3 hari, selain itu perlu di perhatikan faktor-faktor lain yang menyebabkan plebitis.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CERMIN TERHADAP KEMAMPUAN BICARA PADA PASIEN STROKE DENGAN AFASIA MOTORIK DI SMC RS TELOGOREJO -, Suharti; Munifatul, Siti; Ariyani, Tryas; Haryono, Wahyuni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 3 (2016): Edisi Khusus September 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, stroke merupakan penyebab utama kematian yang disebabkan penyakit non infeksi. Sebanyak 5% orang Indonesia berusia di atas 65 tahun pernah mengalami setidaknya satu kali serangan stroke. Bila terdapat lesi di area broca, pasien akan mengalami gangguan bicara dan menimbulkan afasia motorik. Salah satu penanganannya yaitu dengan latihan di depan cermin untuk latihan gerakan lidah, bibir, dan mengucapkan kata-kata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan cermin terhadap kemampuan bicara pada pasien stroke dengan afasia motorik di SMC RS Telogorejo. Desain penelitian yang digunakan adalah true exsperiment selama 7 hari dengan perlakuan 2 kali sehari terapi wicara tanpa menggunakan cermin (kelompok kontrol) dan dengan menggunakan cermin (kelompok perlakuan). Sampel yang diambil sebanyak 18 responden dengan menilai tingkat kemampuan bicara sebelum dan setelah dilakukan terapi wicara untuk kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Hasil uji statistik Independent TTest diperoleh nilai p-value 0,000 (0,05), sedangkan nilai t hitung 7,159 nilai t tabel 1,73. Sehingga dapat disimpulkan terdapat efektivitas penggunaan cermin terhadap kemampuan bicara pada pasien stroke dengan afasia motorik. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai program pemulihan pasien stroke yang mengalami gangguan bicara (afasia motorik) serta sebagai bahan masukan dalam proses pendidikan ilmu keperawatan dan sebagai acuan dalam penelitian selanjutnya.
PENINGKATAN KEAKTIVAN DAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA MELALUI TEHNIK JIGSAW SISWA KELAS V SDN MANGUNSARI 07 SALATIGA -, Suharti
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i2.583

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran dengan tehnik jigsaw dapat meningkatkan keaktivan dan hasil belajar siswa. Seberapa efektif tindakan pembelajarannya dan peningkatannya.Penelitian dilakukan di SDN Mangunsari 07 pada kelas V semester II tahun 2014/ 2015. Peneliti mengajar IPS di kelas V di SDN Mangunsari 07 Kecamatan Sidomukti Salatiga. Masalah yang diteliti karena keaktivan dan hasil belajar siswa rendah. Sasaran penelitian adalah pada siswa kelas V SDN Mangunsari 07 semester II tahun 2014/2015 dengan subyek keaktivan dan hasil belajar siswa yang diikuti yang terdiri dari 22 laki-laki dan 12 perempuan jumlah seluruhnya 34. Prosedur penelitian yang dilakukan 2 siklus.Tahap tindakan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan terdapat motivasi, apersepsi,dan menyampaikan tujuan. Dalam pelaksanaan ini peneliti menggunakan model pembelajaran tehnik jigsaw untuk mengetahui aspek keaktivan, dan dalam kegiatan akhir melaksanakan evaluasi untuk menentukan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan tehnik jigsaw lebih efektif dan berpengaruh terhadap keaktifan dan keberhasilan siswa dari pada yang menggunakan metode ceramah. Dengan demikian disarankan agar guru dapat menggunakan model pembelajaran jigsaw.
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA (PENERAPAN KONSEP RUKUN DAN PRINSIP HORMAT) -, Suharti
Diksi Vol. 11 No. 2: DIKSI JULI 2004
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14483.764 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v11i2.6962

Abstract