Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengetahuan Dukun Bayi Terlatih dengan Pelaksanaan Perawatan Bayi Baru Lahir Tria Puspita Sari; M Maria
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.246 KB)

Abstract

Keberadaan dukun bayi tidak bisa lepas dari kehidupan msyarakatyang jauh dari fasilitas kesehatan dan pentingnya memahami aspekpsikologis dan sosiokultural pada ibu hamil dan yang akan bersalin.Dukun bayi merupakan sebuah ilmu turun temurun yang didasarkanpada pengalaman saja tanpa didasari ilmu praktek yang jelas,pengetahuan tentang fisiologi dan patologi dalam perawatan bayi barulahir sangat terbatas, jika timbul komplikasi dukunsecara medis belummengetahui penanganan yang tepat.. Dukun bayi di PuskesmasJuamantono Karaganyar terdapat 12 orang yang aktif melakukanperawatan bayi baru lahirselama 0-7 hari, masyarakat mengetahuikunjungan neonatal dilakukan tenaga kesehatan, namun karena dukunbayi dianggap tidak hanya memberi pertolongan teknis melainkanemotional security kepada ibu lewat doa dan sudah menjadi tradisi.Tujuan penelitian untuk menganalisa pengetahuan dukun bayi terlatihdengan pelaksanaan perawatan bayi baru lahir. Metode penelitianmenggunakan metode korelasi dan jenis penelitian kuantitatif dengantehnik sampilng total sampling sebanyak 12 dukun bayi di PuskesmasJumantono Karanganyar. Instrumen penelitian ini menggunakankuesioner, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ChiSquare. Hasil : Tingkat pengetahuan responden dalam kategori baikyaitu (83,3%). Pelaksanaan perawatan bayi baru lahir menunjukkanresponden melaksanakan perawatan bayi baru lahir yaitu (83,3%).Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan Chi Squaremenunjukkan data bahwa nilai sig (0.014) <α (0,05) jadi H0 ditolak.Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara tingkatpengetahuan dukun bayi terlatih dengan pelaksanaan perawatan bayibaru lahir.
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi Ratnasari Ratnasari; Tria Puspita Sari
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 4 No. 1 (2019): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v4i1.230

Abstract

Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontrasepsi pil dan suntikan mempunyai permasalahan atau efek samping paling utama yaitu gangguan pola haid. Hasil studi pendahuluan pada akseptor KB pil dan suntik kombinasi didapatkan 2 dari 5 akseptor KB Pil Kombinasi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Sedangkan akseptor KB Injeksi Kombinasi 1 dari 5 orang mengalami siklus haid yang tidak teratur. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Kerjo. Sampel yang diambil adalah akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 60, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisa data pada analisis bivariat menggunakanT test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan siklus menstruasi akseptor KB pil kombinasi mayoritas normal (90%). Sedangkan siklus menstruasi pada akseptor KB injeksi kombinasi mayoritas juga normal (90%). Analisa bivariat padaperbedaan siklus menstruasi akseptor kb pil dan injeksi kombinasi menunjukkan nilait hitung lebih kecil dari t tabel (0,192 < 1,67065). Sehingga tidak ada perbedaan siklus menstruasi antara KB pil dan injeksi kombinasi. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.