Ike Fitrah Atul Chabibah
College Of Health Science Muhammadiyah Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

“PENYEGARAN KADER DAN PELAYANAN POSYANDU LIMA MEJA DI PUSKESMAS PANIKI BAWAH KECAMATAN MAPANGET KOTA MANADO” Ike Fitrah Atul Chabibah; Berthina Hermien Korah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.87 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i1.98

Abstract

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Paniki Bawah didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu pelatihan dan penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah yang kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan Posyandu Lima meja dengan sasaran Balita se kecamatan Mapanget. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 5-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja dilanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. hari ke 3 : Pelayanan Posyandu Se Kecamatan Mapanget. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu Kader Mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, Meningkatkan keterampilan bagi kader Posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, Meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.
DETERMINAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI TRADISIONAL DI KELURAHAN PANDU KECAMATAN BUNAKEN KOTA MANADO Ike Fitrah Atul Chabibah; Nelawati Radjamuda
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2022): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.551 KB) | DOI: 10.57214/jusika.v6i1.92

Abstract

Latar belakang:Keluarga berencana (KB) rupanya sudah menjadi bagian dari kehidupan wanita di Indonesia. Buktinya, lebih dari separuh (57,4 %) jumlah wanita usia subur menggunakan KB.Distribusi pemilihan metode KB pada Wanita Usia Subur di PKM Bengkol kota Manado tidak BerKB 25,8 %, MKJP 29,8 dan Non MKJP 39 %. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya angka WUS yang tidak berKB. Golongan yang tidak berKB bisa dikategorikan WUS unmeet Need, memakai Kb Tradisional sehingga tidak terdeteksi di Nakes, maupun yang ingin hamil. Tujuan: Mengetahui determinan karakteristik dengan penggunaan kontrasepsi tradisional pada wanita usia subur. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel para WUS yang menggunakankontrasepsiTradisional di Kelurahan Pandu. Besar sampel yaitu 31 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman menggunakan SPSS versi 22 dengan nilai p Hasil: Ada hubungan yang bermakna antara usia(p=0,047), paritas(p=0,030), pengetahuan (p=0,040) dan sikap (p=0,016) WUS dengan penggunaan kontrasepsi tradisional. Simpulan:Hasil analisis Multivariat untuk melihat dominansi faktor karakteristik ibu terhadap Penggunaan KB tradisional menunjukkan bahwa dibandingkan dengan Umur, Paritas, Pengetahuan dan Sikap ibu, Sikap Wanita usia subur lebih tinggi nilai korelasi nya yaitu p value 0.035. Sehingga Hasil penelitian ini secara bermakna menunjukkan Faktor yang dominan berhubungan dengan penggunaan KB tradisional pada WUS di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Kota Manado pada prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Manado adalah “ Sikap”.