Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Toksisitas Fraksi N-Heksan dan Etanol, Ekstrak Daun Dendrophthoe glabrescen (Benalu Jeruk) sebagai Skrining Awal Anti-Kanker dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Slamet Slamet; Laula Laula; Milatun Khanifah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.984 KB)

Abstract

Benalu jeruk (Dendrophthoe glabrescen) merupakan salah satu tanaman obat tradisional di Indonesia yang digunakan sebagai anti-kanker. Pemakaian setiap bahan memiliki potensi bersifat toksik tergantung dosisnya dalam tubuh sehingga perlu dilakukan skrining awal anti-kanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi toksisitas pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan dan fraksi etanol daun benalu jeruk dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metode penelitian ini adalah eksperimental post test-only control group design. Digunakan 800 ekor larva Artemia salina Leach. yang berumur 48 jam dan dibagi dalam 6 kelompok dengan 5 kali replikasi. Data diperoleh dari menghitung jumlah larva yang mati 24 jam setelah perlakuan. Dilakukan analisis probit menggunakan program aplikasi komputer untuk memperoleh nilai LC50 (Lethal Concentration 50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 ekstrak 31,67μg/mL, fraksi n-heksan 6,19μg/mL dan fraksi etanol 9,93μg/mL. Simpulan dari penelitian ini adalah dari ketiga sampel yang diuji memiliki efek toksik dengan nilai LC50< 1000 μg/mL dan yang memiliki efek toksisitas tertinggi adalah fraksi n-heksan daun benalu jeruk (Dendrophthoe glabrescen). Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut sebagai anti-kanker.