Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Basic Conditioning Factors terhadap Self-Care Management Cairan Pasien Heomodialisa Tuhfah Faridatunnisa; Cahyu Septiwi; Dyah Puji Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.353 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal merupakan suatu masalahkesehatan serius yang mana prevalnsinya terus meningkat yaitusecara global 13,4%. Permasalahan yang masih sulit untuk diatasipada pasien hemodialisa adalah pembatasan cairan. Maka dari itupentingnya pasien untuk memperkuat self care management cairanagar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lain sehinggameningkatkan kualitas hidup pasien.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui adakah hubungan basicconditioning factors terhadap self care management cairan pasienhemodialisa di PKU Muhammadiyah Gombong.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelatifdengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkankriteria inklusi sebanyak 144 responden pasien hemodialisa.Hasil : Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yangsigifikan antara faktor usia, status perkembangan, status kesehatan,pola hidup, system keluarga, social budaya, lingkungan, ketersediaansumber terhadap self care management cairan (p< 0,05). Faktoryang paling dominan adalah pola hidup dengan nilai OR 0,28.Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara basicconditioning factors terhadap self care management cairan. Faktoryang paling dominan memengaruhi self care management cairanadalah faktor pola hidupRekomendasi : Agar mampu meningkatkan kemampuan self caremanagement cairan pasien hemodialisa dengan melihat faktor yangmempengaruhinya.
PENERAPAN MODEL ADAPTASI ROY PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIS Cahyu Septiwi; Wahyu Rizal Setiaji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v16i2.482

Abstract

Penggunaan teori model keperawatan sebagai framework dalam penelitian sangat penting untuk meningkatkan pengembangan pengetahuan dan praktik asuhan keperawatan berbasis teori. Model Adaptasi Roy telah digunakan dalam berbagai penelitian keperawatan untuk meningkatkan pemahaman perawat dalam rangka meningkatkan kualitas asuhan yang diberikan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran penerapan Model Adaptasi Roy sebagai framework dalam proses asuhan keperawatan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis untuk membantu klien beradaptasi dengan masalah yang timbul karena penyakitnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada klien dengan penyakit ginjal kronis dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi medis dari rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model asuhan keperawatan yang dikembangkan berdasarkan Model Adaptasi Roy dapat mengkaji kebutuhan pasien dengan penyakit ginjal kronis dengan pendekatan individual yang holistik, dan memberikan kesempatan kepada klien untuk meningkatkan keterampilan dalam mengatasi masalah dan beradaptasi dengan penyakitnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Model Adaptasi Roy sangat efektif digunakan sebagai framework dalam asuhan keperawatan pada klien dengan penyakit ginjal kronis.Kata kunci: Asuhan keperawatan, Model Adaptasi Roy, Penyakit ginjal kronis