Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bronkiektasis Dengan Multiple Bula Terinfeksi : Sebuah Laporan Kasus Agitia Hindun Rosyadah; Avidha Nur Firtriana; Ratna Lusiawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.941 KB)

Abstract

Bronkiektasis adalah dilatasi bronkus yang persisten / ireversibel(terminal bronchioles) akibat kerusakan komponen elastis dan ototdinding bronkus (fibrosis). Hal ini ditandai dengan pelebaranireversibel dari saluran udara berukuran sedang (ectasia), denganperadangan, infeksi bakteri kronis dan kerusakan dinding bronkus.Hal ini dapat disebabkan oleh keadaan konstitusional genetik ataukeadaan insidental episodik yang tidak berhubungan dengan imunitasintrinsik. Patogenesis bronkiektasis adalah kombinasi dariperadangan berulang dan fibrotik parenkim, menyebabkanmelemahnya dinding bronkus dan dilatasi bronkus yang tidak dapatdiperbaiki. “Siklus setan” dan Pseudomonas aeruginosaberkontribusi pada perkembangan dan keparahan penyakit. Penyakitini jarang terjadi, namun dapat menimbulkan kondisi yang merugikanbagi penderitanya antara lain: infeksi berulang pada saluranpernafasan, batuk hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, sesaknapas, dan hemoptisis. Diagnosis bronkiektasis dibuat berdasarkantemuan pemindaian computed tomography (HRCT) resolusi tinggi.Tes tambahan mungkin diperlukan dalam pengaturan klinis tertentu.Strategi pengobatan termasuk terapi antibiotik pada eksaserbasi akutdan dalam mengendalikan pertumbuhan mikroba, terapi menurutkeadaan kondisional intrinsik, terapi untuk mengontrol peradanganyang berlebihan, meningkatkan kebersihan b
NY. LH DENGAN PNEUMONIA BAKTERIAL: LAPORAN KASUS MRS. LH WITH BACTERIAL PNEUMONIA Sevtyana Indra Sutisna; Fathan Mustafid; Ratna Lusiawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit), tidak termasuk pnemonia yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Angkat kejadian penumonia lebih serint terjadi di negara berkembang. Pneumonia menyerang sekitar 450 jta orang setiap tahunnya. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, prevalensi pneumonia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan yaitu sekitar 2%, sedangkan tahun 2013 adalah 1,8%. Peningkatan kasus pneumonia terutama pada usia lanjut dengan angka kematian penumonia secara umum sekitar 10%. Gejala yang muncul pada pneumonia diantaranya demam, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas. Penegakkan diagnosis pneumonia berdasarkan anamnesis mengenai gejala klinis yang timbul pada pasien, ditermukan suara rhonki pada pemeriksaan fisik, dan gambaran radiologis dada yang merujuk pada gambaran penumonia. Tatalaksana kasus pneumonia adalah diagnosis dini dan segera memulai dengan pemberian antibiotik yang tepat. Sampai saat ini terapi pneumonia hanya mengandalkan antibiotik.