Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Kecemasan Dan Kebersihan Kulit Wajah Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2017 Febriani Aldila Safitri; Ratih Pramuningtyas; Flora Ramona Sigit Prakoeswa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.462 KB)

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit kulit yang banyak terjadi dan mengenai hampir 80%-100% populasi. Menurut studi Global Burden of Disease (GBD), akne vulgaris mengenai 85% dewasa muda dengan usia 12-25 tahun. Faktor penyebab terjadinya akne vulgaris sangat bervariasi (multifaktorial), namun secara pasti masih belum diketahui. Salah satu faktor risiko yaitu kecemasan serta kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah dapat menimbulkan akne vulgaris. Desain penelitian menggunakan cross sectional dan dilakukan pada bulan Desember 2020 pada mahasiswa FK UMS angkatan 2017. Besar subjek penelitian 68 responden yang sesuai dengan kriteria restriksi dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data kecemasan dan kebersihan kulit wajah menggunakan kuesioner. Data kejadian akne vulgaris dengan diagnosis dokter umum. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan tidak memenuhi syarat sehingga menggunakan uji alternatif yaitu Fisher’s Exact Test, dilanjutkan dengan uji regresi logistik. Hasil uji Fisher’s Exact Test terdapat hubungan antara kecemasan maupun kebersihan kulit wajah terhadap kejadian akne vulgaris dengan nilai p berturut-turut (p=0,000), (p=0,000). Hasil uji regresi logistik nilai p untuk kecemasan dan kebersihan kulit wajah berturut-turut 0,012, 0,009 serta nilai OR sebesar 6,572, 16,771 yang artinya bahwa responden yang cemas memiliki kemungkinan 6,572 kali lebih mungkin terhadap timbulnya akne vulgaris dan responden yang memiliki kebersihan kulit wajah buruk memiliki kemungkinan sebesar 16,771 kali terhadap timbulnya akne vulgaris.
Laki-Laki 66 Tahun dengan Cholecistitis Disertai Kolik Abdomen: Laporan Kasus Febriani Aldila Safitri; Y.M. Agung Prihatiyanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radang kandung empedu (kolesistitis akut) merupakan reaksi inflamasi akut dinding kandung empedu yang disertai dengan keluhan yang agak khas yaitu kolik abdomen disebelah kanan atas epigastrium dan nyeri tekan disertai kenaikan suhu tubuh. Kadang-kadang rasa sakit menjalar ke pundak atau skapula kanan dan dapat berlangsung sampai 60 menit tanpa reda. Insiden kolesistitis meningkat seiring bertambahnya usia. Insiden kolesistitis di Indonesia relatif lebih rendah di bandingkan negara-negara barat. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita, gemuk dan angka kejadiannya meningkat pada usia diatas 40 tahun, tetapi studi lain mengatakan tidak sesuai untuk pasien-pasien di negara Indonesia. Laporan kasus ini bertujuan melaporkan sebuah kasus seorang laki-laki usia 66 tahun dengan kolesistitis disertai kolik abdomen di RSUD Kabupaten Karanganyar. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan atas yang semakin memberat sejak 2 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan dirasakan seperti diremas-remas, perut kencang, keluar keringat dingin, mual dan badan terasa lemas. Pasien mengaku sering makan makanan berlemak dan bersantan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan sclera sedikit ikterik, palpasi abdomen didapatkan nyeri tekan hipokondriaka dextra (+) , murphy sign (+) . Pemeriksaan USG abdomen didapatkan gambaran Kolesistitis.