Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan kerja insulin. Diabetes Melitus tipe 2 dapat menurunkan kualitas hidup pasien akibat komplikasi fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi senam kaki dan aromaterapi lavender terhadap quality of life pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Sukasada I pada 29 Desember 2025 hingga 29 Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari total populasi 110 penderita Diabetes Melitus (DM) tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest–posttest control group dan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam kaki yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner DQOL-BCI. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan bahwa nilai p-value 0,001 (p<0,05), maka dapat diartikan terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan bahwa nilai p-value 0,951 (p>0,05), maka dapat diartikan tidak ada pengaruh yang signifikan. Hasil uji Mann–Whitney pada variabel Quality of Life pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sukasada I, diperoleh nilai signifikansi posttest sebesar p-value 0,005 (p<0,05). Intervensi non-farmakologis ini telah terbukti sebagai metode yang bermanfaat dalam membantu pasien mengelola dampak penyakit mereka secara lebih holistik, sehingga sangat disarankan untuk diimplementasikan sebagai bagian dari perawatan pemeliharaan berkelanjutan di fasilitas perawatan kesehatan primer.