p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JUMAHA
I Wayan Eka Arta Jaya
Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN YURIDIS TERKAIT KEBIJAKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ( PHK ) OLEH PERUSAHAAN TERHADAP PARA PEKERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA M Nofrizal Trisubeqi; I Wayan Eka Arta Jaya
Jurnal Hukum Mahasiswa Vol. 2 No. 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.766 KB)

Abstract

Sistem Pemasyarakatan bertujuan untuk memasyarakatkan warga binaan pemasyarakatan agar kelak dapat berintegrasi di tengah masyarakat ketika mereka bebas melalui pendidikan, rehabilitasi dan reintegrasi. Pemidanaan bukan bertujuan untuk mencabut hak-hak yang melekat pada dirinya sebagai manusia salah satunya hak untuk mendapat pelayanan kesehatan. Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan, menetapkan hak-hak warga binaan pemasyarakatan meliputi hak mendapatkan perawatan, pelayanan kesehatan dan makanan yang layak. Rumah Tahanan Negara Kelas II B Gianyar dalam melaksanakan pemenuhan pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan masih mengalami beberapa kendala seperti kurangnya fasilitas kesehatan, sarana prasarana belum sesuai dengan standar pelayanan minimal dan kendala kepemilikan kartu BPJS yang belum merata oleh warga binaan pemasyarakatan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui implementasi/penerapan hak pelayanan kesehatan dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi kendala dalam implementasi/penerapan pemberian pelayanan hak kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Klas II B Gianyar. Metode Penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian empiris yaitu dengan melihat fakta-fakta yang ada di lapangan khusunya berkaitan dengan pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan terhadap narapidana Rumah Tahanan Negara Klas II B Gianyar.
PERANAN DESA ADAT DALAM PENERTIBAN WARGA PENDATANG YANG MASUK DAN TINGGAL DI DESA ADAT PENGOSEKAN, KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR I Nyoman Budi Palguna; I Wayan Eka Arta Jaya
Jurnal Hukum Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of the Pengosekan Traditional Village in controlling the immigrant population cannot be separated from the pararem/awig-awig which regulates the control of the migrant population, but the role of the Pengosekan Traditional Village is declared ineffective because the officers in charge of controlling the immigrants in the Pengosekan Traditional Village have not implemented it properly. maximally, the apparatus referred to in enforcing the law enforcement of the immigrant population is pecalang. Based on the results of the analysis and conclusions in the discussion chapter, the authors propose the following suggestions: The Pengosekan Pecalang Traditional Village Prajuru must be more assertive in controlling the immigrant population. For village manners and krama tamiu who live in the Pengosekan Traditional Village to comply with the existing rules in the Pengosekan Traditional Village, help preserve the environment of the Pengosekan Traditional Villageand maintain the customs that have long developed in the Pengosekan Traditional Village. The importance of the rights and obligations of the Krama tamiu can maintain a balance between nature and the environment.