Muhammad Khairil Aziz
Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP KETAHANAN KELUARGA MASYARAKAT LOMBOK TENGAH SEBAGAI TKI DAN TKW Muhammad Khairil Aziz
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i8.2022.2885-2897

Abstract

Dalam islam maupun negara tidak ada yang melarang seseorang untuk berkerja baik bagi laki-laki dan perempuan karena merupakan satu kewajiban bagi setiap masyarakat guna memenuhi kebutuhan hidup, maka ada beberapa hal yang kemudian menjadi sebuah problem dan sering terjadi di masyarakat lombok, khususnya yang ada dibagian lombok tengah yang ada di kecamatan Praya Barat Daya, yaitu keluarga TKI dan TKW yang merantau jauh kemudian meninggalkan anak dan istrinya atau meninggalkan ayah dan anaknya bagi TKW. tetapi hal tersebut bukan kemudian melemahkan keluarga dengan jarak yang begitu jauh, karena menurut masyarakta setempat, ada beberapa faktor kenapa TKI dan TKW dari dulu terbilang sangat banyak, bahkan sudah menjadi budaya di masyarakat, yang paling mendasar adalah keadaan sosiografis lombok tengah yang cukup panas, walaupun lahan bertani terbilang cukup luas, tetapi sumber air yang sedikit kurang sehingga kadang bertanipun sering mengalami kegagalan, apalagi masyarakat setempat hanya mengandalkan musing hujan untuk bertani, selepas hal tersebut ketika kemarau datang maka mata pencaharian masyarakat menjadi berkurang, sehingga untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin hari semakin meningkat sehingga jalan yang ditempuh bagi masyarakat lombok tengah adalah merantau kenegara terdekat yang memiliki potensi untuk menerima pekerja, baik itu dikebun sawit, dikebun buah, yang ada di diberbagai negara tetangga, bagi masyarakat yang notabene perempuan lebih banyak memilih ke Arab Saudi sebagai pembantu Rumah Tangga. Maka fokus penelitian ini adalah kemudian melihat konsep ketahanan keluarga bagi masyarakat lombok tengah yang mengalami hubunga pernikahan jarak jauh dengan menjadi TKI dan TKW lintas negara. Dalam penelitian ini narasumber yang di jadikan penelitian adalah masyarakat yang sedang mengalami pernikahan jarak jauh dengan jumlah responden sebanyak 43 orang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau penelitian Kualitatif yang bersifat deskriftif dengan pendekatan penelitaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penomonologi, dengan analisis Teori Peran.