Abstrak: tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi yang diterapkan masyarakat Desa Marjandi dalam kegiatan sosial masyarakatnya. Selain itu penelitian ini pula ditujukan untuk mengetahui apa saja kesepakatan bersama dalam upaya menjaga kerukunan antarumat beragama, serta apa saja interaksi atau aktivitas yang dilakukan masyarakat Desa Marjandi dalam perwujudkan kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik yang digagas oleh George Herbert Mead. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif kualitatif guna menjabarkan fenomena secara mendalam dan dideskripsikan secara sistematis yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan 7 informan, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan pemeriksaan keabsahan data berupa perpanjangan keikutsertaan dan meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat Desa Marjandi menggunakan pola komunikasi primer, yaitu pertukaran pesan menggunakan pesan verbal dan non verbal dalam komunikasi antarpribadi. Adapun kesepatakan yang diterima bersama oleh masyarakat Desa Marjandi ialah pendirian gereja GKPS dan juga pemeliharaan hewan ternak bagi masyarakat Kristen. Adapun interaksi dalam bentuk kerukunan antara lain kegiatan gotong royong/jumat bersih, menghadiri hajatan seperti pesta adat, pernikahan, kegiatan rutin Desa, dan kegiatan agama. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap saling menghargai antar masyarakat Desa Marjandi sangat baik.