Yeti Yuwansyah
Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol Majalengka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG ANEMIA PADA KEHAMILAN Lia Natalia; Yeti Yuwansyah; Anita Erna Setiawati
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i01.544

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan “potensi bahaya bagi ibu hamil”, sehingga semua pihak harus menyikapinya dengan serius. Perilaku pencegahan anemia ibu hamil tergantung pada pengetahuan primigravida. Penelitian ini mengkaji tentang kesadaran anemia ibu hamil primigravida. Penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan semua ibu primigravida, hingga 65 wanita hamil. Wawancara dan kuesioner mengumpulkan data untuk penelitian ini. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari separuh (24,6%) ibu hamil tidak mengetahui tentang anemia dalam kehamilan, dan kurang dari separuh (43,1%) memahami apa yang dimaksud, penyebabnya (41,5%), efeknya (33,8%), dan pencegahannya (24,6%). Lebih dari separuh (53,8%) ibu hamil tidak memahami anemia dan gejalanya (55,4 persen). Untuk menghindari anemia selama kehamilan, petugas kesehatan menganjurkan konseling kebidanan, makanan kaya zat besi, dan suplementasi zat besi lebih sering.
Hubungan Konsumsi Protein Hewani dengan Tinggi Badan Anak Balita Stunting di UPTD Puskesmas Rajagaluh Tahun 2026 Merlly Amalia; Yeti Yuwansyah; Nur Intan Rahmadani
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2026): September : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i5.2412

Abstract

Stunting is a chronic nutritional condition characterized by impaired linear growth and a low height for-age measurement. Animal-source protein supplies essential amino acids and various micronutrients that contribute to tissue formation and bone growth. This study aimed to examine the relationship between animal protein consumption and height status among toddlers in the working area of UPTD Puskesmas Rajagaluh in 2026. This quantitative analytical observational study employed a cross-sectional design. The study population consisted of 1,769 children aged 0–59 months recorded in the working area, with 95 children selected using Slovin’s formula and simple random sampling. Animal protein consumption was assessed using a semi quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), while height status was assessed using the Height-for Age (TB/U) indicator based on WHO Z-scores. Of the 95 respondents, 47 (49.5%) had insufficient animal protein consumption, whereas 48 (50.5%) had good consumption. Based on the TB/U indicator, 30 children (31.6%) were classified as severely short, 36 (37.9%) as short, and 29 (30.5%) as normal. Pearson Chi-Square analysis demonstrated a statistically significant relationship between animal protein consumption and height status (p = 0.000; α < 0.05). These findings highlight the importance of strengthening nutrition education and developing affordable animal-source protein interventions at the community health-service level.