Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Jumlah Pegawai Berdasarkan Perhitungan Beban Kerja Fisik dan Beban Kerja Mental dengan Metode Workload Analysis dan NASA-TLX (Studi Kasus: Pegawai Office PT. XYZ) Fladisha Aminatus Sholikah; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4633

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan jasa yang menyediakan layanan fabrikasi, konstruksi, perdagangan - pemeliharaan, penyewaan alat dan alat berat juga supply man power. Memiliki berbagai peralatan dan tenaga kerja yang terlatih membuat PT. XYZ dikenal dan banyak menerima tawaran project. Namun hal tersebut menyebabkan terjadinya beban kerja yang berlebihan di beberapa divisi, seperti divisi Admin Tax, Coordinator / Operational Manager, Purchasing GA, Rental Tools Equipment dan Draft Engineering. Penelitian ini bertujan untuk menganalisis jumlah pegawai tiap divisi apakah sudah optimal menurut jumlah beban kerja fisik dan mental yang telah dihitung.  Metode yan g digunakan dalam penelitian ini adalah Workload Analysis dan NASA-TLX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai Admin Tax memiliki beban kerja fisik sebesar 121,5% dan rata - rata WWL sebesar 74 dengan indikator tertinggi pada performasi, Coordinator/Op Manager memiliki beban kerja fisik sebesar 134,2% dan rata - rata WWL sebesar 88 dengan indikator tertinggi pada kebutuhan mental dan kebutuhan waktu, pegawai Purchasing GA memiliki beban kerja fisik sebesar 127,5% dan rata - rata WWL sebesar 95,3 dengan indikator tertinggi pada kebutuhan mental, pegawai Rental Tools Equipment memiliki beban kerja fisik sebesar 125,4% dan rata - rata WWL sebesar 86 dengan indikator tertinggi pada kebutuhan fisik, pegawai Draft Engineering memiliki beban kerja fisil sebesar 122,98% dan beban kerja  mental sebesar 70 dengan indikator tertinggi pada tingkat usaha. Penambahan jumlah tenaga kerja disarankan pada Coordinator/Op Manager dan divisi Rental Tools Equipment dengan masing – masing penambahan sebanyak 1 pegawai.Kata Kunci: Beban kerja fisik, Beban Kerja Mental, Jumlah Pegawai, Workload Analysis, NASA-TLX.
Analisis Penentuan Supplier Pada PT. Petro Oxo Nusantara Dengan Kebijakan Zero Inventory Menggunakan Metode Fuzzy Simple Additive Weighting Adna Belva Nahar Pratama; Efta Dhartikasari Priyana; Hidayat Hidayat
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4924

Abstract

PT Petro Oxo Nusantara merupakan perusahaan yang memproduksi 2-Ethil Hexanol atau yang lebih sering disebut Octanol. Dimana pada perusahaan ini menerapkan kebijakan zero inventory untuk meminimalisasikan barang inventory sehingga barang yang disimpan tidak terlalu banyak. Penerapan kebijakan zero inventory pada perusahaan, mewajibkan PT. Petro Oxo Nusantara memiliki sistem pendukung kebijakan tersebut. Salah satu sistem pendukungnya adalah pemilihan supplier dengan kriteria paling cocok sesuai kriteria perusahaan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan supplier dengan rating tertinggi dan cocok sesuai dengan kriteria perusahaan yaitu : Quality, Cost, Delivery, Specification, dan Service. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Fuzzy Simple Additive Weighting (FSAW). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 5 responden divisi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supplier yang memiliki ranking paling tinggi untuk dipilih adalah PT. Air Product Indonesia dengan perolehan nilai sebesar 0,948 untuk supplier gas dan PT. Global Energi Solusindo dengan perolehan nilai sebesar 0,920 untuk supplier sparepart.Kata Kunci: Fuzzy simple additive Weighting, pemasok.