Ni Komang Septia Noriska
Program Magister Manajemen STIE-AUB, Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan, Budaya Organisasi, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja pada Pt Pos Indonesia Cabang Solo Ni Komang Septia Noriska
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4861

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah menguji pengaruh Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Motivasi Terhadap Kepuasan kerja pegawai PT Pos Indonesia Cabang Solo. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Data yang digunakan adalah data primer dengan mengambil sampel pegawai PT Pos Indonesia Cabang Solo sebanyak 45 responden. Metode analisis data diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji partial (uji t), uji serempak (uji F), uji R square dan uji analisis jalur. Hasil uji t sebagai berikut : Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, Motivasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja,motivasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja, Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hasil uji secara serempak (Uji F) pada persamaan kedua diketahui besarnya nilai F = 30,232 signifikansi 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan secara bersama-sama kepemimpinan, budaya organisasi, motivasi dan kepuasan kerja mempengaruhi kinerja.Uji R Square menunjukkan bahwa 84,0 % variasi dari kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh Kepemimpinan, budaya organisasi, motivasi dan kepuasan kerja sedangkan sisanya 16 % dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model. Pengaruh langsung budaya organisasi terhadap kinerja lebih besar daripada pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap kinerja. Pengaruh tidak langsung kepemimpinan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja lebih besar daripada pengaruh langsung kepemimpinan terhadap kinerja Berdasarkan hasil total pengaruh untuk meningkatkan kinerja akan lebih efektif apabila melalui peningkatan budaya organisasi secara langsung terhadap kinerja