Siti Hana Fajarwati
Teknik Industri Program Studi Strata 1 Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Bisnis dan Analisis Kelayakan Pembukaan Marketplace Minakita di Kabupaten Klaten Jawa Tengah Siti Hana Fajarwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4962

Abstract

MinaKita merupakan sebuah startup baru yang bergerak di bidang e-marketplace. Tujuan didirikannya MinaKita yaitu media online untuk bertindak sebagai perantara antara petani ikan dan pembeli. Dengan adanya e-marketplace ini akan membantu pembudidaya membuka potensi pasar baru karena pembeli tidak hanya di daerah Kabupaten Klaten tetapi pangsa pasarnya bisa lebih luas lagi. Saat ini ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pembudidaya yaitu data produksi ikan lebih tinggi daripada hasil penjualannya. Komoditas unggulan desa Nganjat merupakan salah satu destinasi wisata dengan budidaya ikan berbasis ikan nila. Total produksi ikan nila dapat menghasilkan rata-rata 0,60 ton ikan per hari. Karena produksi ikan nila yang melimpah, Desa Nganjat menjadi desa wisata Sentra Ikan Nila di Klaten, Jawa Tengah. Aspek pasar didapatkan dari hasil kuesioner yang akan melihat dari pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran. Besar pasar potensial untuk produk ikan nila segar sebesar 91% atau 6.445.570 kg, produk abon nila sebesar 86% atau 226.078 kg, dan stick tulang ikan nila 87% atau 1.778.370 kg. Data keuangan diperoleh berdasarkan hasil yang didapatkan pada aspek pasar dan aspek teknis. Hasil pengolahan data keuangan tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan nilai NPV, IRR, dan PBP. Hasil perhitungan NPV yaitu sebesar Rp. 104.733.064 dengan PBP yang didapatkan 4,00 tahun dan IRR sebesar 42,86% dan nilai MARR > 10,82%. Apabila Nilai NPV > 0, PBP < umur dilakukan perhitungan kelayakan, dan IRR > MARR, maka dapat disimpulkan usaha ini layak untuk dijalankan. Dengan mempertimbangkan sensitifitas penurunan harga jual sebesar 7,38% dan peningkatan biaya gaji tenaga kerja 25,03%.