Ajang Budiman
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Perlokusi Luna Maya Sebagai Juri dalam Acara Indonesia’s Next Top Model Cycle 2 Qorri Aina; Ajang Budiman; Hari Windu Asrini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4968

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tindak tutur perlokusi Luna Maya sebagai juri dalam acara Indonesia’s Next Top Model Cycle 2 edisi Januari-Februari 2022. Berdasarkan segi acara dan peran Luna Maya sebagai juri yang tugasnya mengomentari, menilai, memotivasi para peserta ajang pencarian bakat dalam acara tersebut, menarik perhatian peneliti untuk meneliti tindak tutur perlokusi Luna Maya dalam acara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penanda tuturan Luna Maya yang mengandung tindak tutur perlokusi dan mendeskripsikan pengaruh atau efek yang ditimbulkan dari penanda tuturan Luna Maya tersebut pada mitra tuturnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini ditemukan 25 tuturan yang mengandung tindak tutur perlokusi. Tindak tutur perlokusi tersebut ditandai dengan penanda tuturan menakut-nakuti, tuturan menyindir, menasehati, menyemangati, memuji, memerintah, mengejek, dan menolak. Adapun efek atau pengaruh yang ditimbulkan dari tindak tutur perlokusi tersebut sangat bervariasi di antaranya adalah efek takut, merasa bersalah, antusias, sedih, senang, kesal, panik, cemas, semangat, menuruti, lega, kaget, menerima, tegang, tertekan, terharu, dan menangis. Meskipun penanda tuturannya sama tetapi efek yang ditimbulkan berbeda-beda tergantung konteks dari tuturan perlokusinya.