Endang Darmawan
2 Staf Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Sefalosporin Generasi ke-3 dengan Kombinasi Sefalosporin Generasi ke-3 dan Ampisilin pada pasien Infeksi Saluran Kemih di Bangsal Anak RS PKU Muhammadiyah Bantul Muhammad Irfan Suharjo; Endang Darmawan; Nurcholid Umam Kurniawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.5089

Abstract

Epidemiologi infeksi saluran kemih (ISK) pada anak sangat bervariasi dan dipengaruhi beberapa faktor diantaranya usia, jenis kelamin, kriteria diagnosis dan kultur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas penggunaan antibiotik tunggal (ceftriaxone atau cefotaxime) dengan kombinasi (cefotaxime dan ampisilin). Penelitian ini menggunakan rancangan kohort prospektif pada pasien ISK anak. Terdapat dua kelompok yaitu antibiotik tunggal (n=36) dibanding antibiotik kombinasi (n=37) hasil yang diukur berupa luaran terapi pasien yang meliputi suhu badan dan pemeriksaan urin (bakteriuria, leukosituria, leukosit esterase) serta lama rawat inap dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian, menunjukan sebanyak 57,5% didominasi oleh laki-laki dan 42,5% didominasi oleh perempuan. Berdasarkan usia menunjukkan sebesar 75,3% pada kelompok 0-60 bulan, sedangkan kelompok 72-132 bulan sebesar 23,3% dan kelompok 144-216 bulan sebesar 1,4%. Kedua kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna terhadap suhu badan dimana nilai p>0,159, untuk bakteriuria nilai p>1,000 dengan RR yaitu sebesar 1,16 CI 95% (0,48–2,83), untuk leukosit esterase nilai p>0,574 dan nilai p>0,350 untuk lama rawat inap, pada penurunan nilai leukosituria terdapat perbedaan yang bermakna p>0,012 terhadap kelompok antibiotik tunggal sefalosporin generasi ke-3 dibanding kombinasi cefotaxime dengan ampicillin. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektivitas antara kedua kelompok antibiotik tunggal dan kombinasi menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p>0,05) terhadap penurunan suhu badan, bakteriuria, leukosit esterase dan lama rawat inap. Pada luaran terapi leukosituria terjadi perbedaan bermakna (p<0,05).