This Author published in this journals
All Journal Jurnal Embrio
Yetty Zahara
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KOMPARATIF PERFORMAN PRODUKSI SAPI PESISIR YANG DIPELIHARA PADA BPTU PADANG MENGATAS DENGAN DI KECAMATAN LENGAYANG Yetty Zahara; syafrizal syafrizal; Irwandi Sulin
Jurnal Embrio Vol 10 No 2 (2018): jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.367 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v10i2.347

Abstract

Penelitian tentang Analisis komparatif performan produksi sapi pesisir yang dipelihara pada BPTU Padang Mengatas dengan di Kecamatan Lengayang bertujuan untuk mengetahui perbandingan performan produksi sapi pesisir yang dipelihara pada BPTU Padang Mengatas dengan di Kecamatan Lengayang Kab. Pesisir Selatan. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Rata - rata panjang badan sapi pesisir jantan di kecamatan Lengayang umur 12-24 bulan 87,7 cm ; betina 12-24 bulan 88,3 cm; betina umur 36-48 bulan 86,6 cm; Rata - rata panjang badan sapi pesisir jantan di Padang Mengatas umur 12-24 bulan 100,2 cm ; betina 12-24 bulan 100,9 cm; betina umur 36-48 bulan 103,4 cm; Rata - rata Lingkar dada sapi pesisir jantan di kecamatan Lengayang umur 12-24 bulan 102,2 cm ; betina 12-24 bulan 108,6 cm; betina umur 36-48 bulan 116,8 cm; Rata - rata Lingkar dada sapi pesisir jantan di padang mengatas umur 12-24 bulan 133,1 cm ; betina 12-24 bulan 120,7 cm; betina umur 36-48 bulan 143,9 cm; Rata - rata tinggi pundak sapi pesisir jantan di kecamatan Lengayang umur 12-24 bulan 89 cm ; betina 12-24 bulan ,91cm; betina umur 36-48 bulan 96,9 cm; Rata - rata tinggi pundak sapi pesisir jantan di padang mengatas umur 12-24 bulan 100,1 cm ; betina 12-24 bulan 100,7cm; betina umur 36-48 bulan109,8 cm; Kesimpilan : Performan produksi sapi Pesisir yang dipelihara dengan pola intensif (padang pengembalaan) di BPTU Padang Mengatas lebih baik dibanding dengan sistem umbar (tradisional) di kecamatan Lengayang