Antonius Adolf Tandi
Politeknik Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Pengendalian Internal pada Organisasi Nirlaba Pantji Sintje Alouw; Roosye Awuy; Harty U.H.L. Koagouw; Antonius Adolf Tandi; Ivonne Helena Putong
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1362

Abstract

Abstrak Sebagai organisasi nirlaba, gereja menjalankan organisasinya berdasarkan pelayanan kepada jemaat tanpa memikirkan keuntungan. Gereja mengandalkan pendanaannya dari sumbangan jemaat dan donatur. Kepercayaan donatur akan tercapainya visi, misi dan tujuan organisasi dapat dicapai dengan adanya pengendalian internal yang baik. Gereja GMIM Lotta merupakan anggota dari Sinode GMIM juga dituntut untuk menjalankan pengendalian internal yang baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal pada jemaat GMIM Lotta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dengan pihak yang terlibat dalam pengelola keuangan, dokumentasi struktur organisasi, dokumen dan laporan yang digunakan juga membaca aturan tata kelola keuangan dari sinode. Penerapan sistem pengendalian internal di gereja belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa kendala. Untuk mengatasi kendala yang ada perlu peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan/pendidikan guna meningkatkan kompetensi. Buku Pedoman Pelayanan Pengawasan dan Tata Kelola Perbendaharaan disusun tahun 2018 sehingga perlu dilakukan pembaharuan/revisi sesuai dengan perkembangan. Kata Kunci: Pengendalian internal, gereja Abstract As a non-profit organization, the church runs its organization based on service to the congregation without the idea of profit. A church relies on donations from congregations and donors for its funding. Donors' trust in achieving the vision, mission and goals of the organization can be achieved with good internal control. The Lotta GMIM Church is a member of the GMIM Synod that is expected to have good internal control. The purpose of this research was to analyze the implementation of the internal control system in the GMIM Lotta congregation. The research method used is descriptive qualitative-based on interviews with parties involved in financial management, documentation of organizational structure, documents and reports used as well as reading the rules of financial governance from the synod. The implementation of the internal control system in the church has not performed well. There are several obstacles. To overcome those obstacles, the system's skills needs to be improved through training/education in order to improve competence. The Treasury Supervision and Governance Service Manual was compiled in 2018 so that improvements/revisions need to be made in accordance with developments. Keywords: Internal control, church
Analisis Pengendalian Internal Piutang Usaha terhadap Efektivitas Penagihan pada PT Trakindo Utama Manado Viona Pingkan Anggelin Salu; Antonius Adolf Tandi; Johana Margaretha Ratag
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.18761

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi pentingnya pengelolaan piutang usaha yang optimal guna memitigasi risiko keterlambatan pembayaran yang dapat mengganggu arus kas organisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan pengendalian internal piutang berbasis kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO), mengukur tingkat efektivitas penagihan, serta mengevaluasi peran pengendalian internal dalam meningkatkan efektivitas penagihan piutang usaha pada PT Trakindo Utama Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah mengimplementasikan lima komponen COSO yang terintegrasi dengan sistem SAP ERP berbasis accrual basis. Penguatan kontrol operasional tersebut memberikan implikasi positif empiris yang signifikan terhadap kolektibilitas dana, dibuktikan dengan penurunan persentase keterlambatan pembayaran pelanggan secara berkala dari 55% pada tahun 2024 menjadi 35% pada tahun 2025. Kesimpulannya, sistem pengendalian internal piutang usaha yang terstruktur terbukti efektif dalam mempercepat konversi piutang menjadi kas guna menjaga stabilitas likuiditas perusahaan. Pentingnya hasil ini menekankan bahwa penguatan mitigasi risiko kredit sejak tahap awal sangat krusial bagi keberlanjutan usaha.