Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENANGGULANGI COVID-19 M Saldi Dermawan; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.838 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1741

Abstract

AbstrakPandemi covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia yang berdampak pada segala aspek kehidupan di dunia. Di Indonesia sendiri, Pandemi covid-19  telah mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka berkumpul dan melakukan aktivitas secara normal hingga dipaksa untuk berjaga jarak serta melakukan segala aktivitas melalui trying atau advanced. Di satu sisi, digitalisasi akibat pandemi covid-19  ini memberikan berbagai kemudahan namun di sisi yang lain juga menyimpan berbagai hambatan dan tantangan. Hambatan dan tantangan tersebut berkaitan dengan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini. Artikel ini  mengemukakan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menanggulangi covid-19 dengan metode Literature review dengan Teknik membuat ringkasan (summarize) yang akan memberikan solusi bagaimana strategi dan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengingatkan  masyarakat, akan nilai-nilai Pancasila harus dikonstruksikan dan di terapkan sebagai filosofi kehidupan. Oleh sebab itu kita warga negara Indonesia jangan pernah lupa untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup dalam menanggulangi pandemi covid-19Kata Kunci: Pancasila, Nilai, Covid-19 AbstractThe Coronavirus pandemic is a worldwide pandemic that affects all aspects of life in the world. In Indonesia itself, the Coronavirus Pandemic has changed the habits of Indonesian people who like to gather and carry out normal activities so that they are forced to be on guard and carry out all activities through trying or advancing. On the one hand, digitization due to the Coronavirus pandemic provides various conveniences but on the other hand it also saves various obstacles and challenges. These obstacles and challenges are related to how to deal with this Coronavirus pandemic. This article proposes the application of Pancasila values in tackling COVID-19 with the Literature review method with a summary technique that will provide solutions on how to strategy and how to deal with this Coronavirus pandemic by applying Pancasila values which can be the right step to remind the public, Pancasila values must be constructed and applied as a philosophy of life. Therefore, Indonesian citizens should never forget to apply the values of Pancasila in the life of the nation and state to cope with the COVID-19 pandemic.Keyword: Pancasila, Values Covid-19,
Pemicu Kekerasan Seksual dari Perspektif Islam Aminaturrahma Aminaturrahma; Azizatul Inayah; Tiara Citra Anggraini; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.993 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3103

Abstract

 AbstrakKekerasan seksual sampai saat ini belum juga mengalami penurunan, bahkan semakin marak terjadi di Indonesia. Pelaku dan korban kekerasan seksual itu sendiri meliputi orang dewasa, remaja bahkan anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kajian studi literatur, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemicu utama kekerasan seksual dalam perspektif islam. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaku kurang mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, tidak menjaga pandangan dan tidak menahan hawa nafsu dengan baik. Solusi dari masalah tersebut dari pandangan islam adalah bagaimana mengkontrol nafsu supaya tidak melebihi batas kadarnya manusia. Pengendalian hawa nafsu bisa dilakukan dengan berpuasa, menikah, berdzikir, mengisi waktu dengan kegiatan positif.Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Perspektif Islam, Pengendalian Hawa Nafsu AbstractSexual violence has not decreased until now, and is even increasingly prevalent in Indonesia. The perpetrators and victims of sexual violence themselves include adults, adolescents and even children. The method used in this study is to use a literature study study, this study aims to find out the main triggers of sexual violence in an Islamic perspective. The results of this study show that the perpetrators do not implement Islamic values in their daily lives, do not keep their eyes and do not restrain their passions properly. The solution to this problem from the islamic view is how to control the passions so as not to exceed the limit of human levels. Control of passions can be done by fasting, getting married, thinking, filling time with positive activities.Keywords: Sexual Violence, Islamic Perspective, Control of Lust
Peran Komunikasi Masyarakat terhadap Pemerintah untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas Muhammad Amer Mushaf; Lia Fauziah; Ummu Aiman; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.823 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3130

Abstract

AbstrakMasyarakat pada masa kini memiliki berbagai macam permasalahan yaitu salah satunya dalam hal berkomunikasi,dalam hal ini masyarakat masih banyak yang acuh terhadap peran dari komunikasi itu sendiri baik dari segi penyampaian pendapat sebagai warga Negara.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran komunikasi masyarakat itu sangat penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.  Penelitan ini menggunakan metode studi referensi dari berbagai sumber-sumber yang terpercaya dan ditinjau begitupun di analisis dengan mempelajari semua perbandingan yang ada pada sumber-sumber tersebut. Hasil dari artikel ini menyatakan bahwa setiap masyarakat harus mengerti situasi dan kondisi didalam lingkup pelayanan publik serta bisa mengungkapkan segala permasalahan yang terjadi pada kebijakan-kebijakan pemerintah dengan cara berkomunikasi yang baik tanpa adanya diskriminasi terhadap pemerintahan daerah. Komunikasi masyarakat dalam pelayanan publik masih belum terealisasikan karna kurangnya responsif pemerintah dalam menjawab aspirasi-aspirasi masyarakat sehingga masyarakat menjadi pasif dalam berkomunikasi dengan pemerintah. Masyarakat dan pemerintah harus saling mendukung dan bekerja sama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.Kata Kunci :Komunikasi, Pelayanan publik, Masyarakat, BerkualitasAbstractToday's society has various kinds of problems, one of which is in terms of communicating, in this case many people are still indifferent to the role of communication itself both in terms of conveying opinions as citizens.  The purpose of this study is to find out the role of community communication is very important to realize quality public services.  This research uses a reference study method from various reliable sources and is reviewed as well as analyzed by studying all the comparisons in these sources. The results of this article state that every community must understand the situation and conditions within the scope of public services and be able to disclose all problems that occur in government policies by communicating well without discrimination against local governments. Public communication in public services is still not realized because of the lack of government responsiveness in answering people's aspirations so that people become passive in communicating with the government. The community and the government must support each other and work together in realizing quality public services.Keyword : Service, Public service, Community, Quality